Ngeri, 2 Geng Motor Bentrok di Kampus Inggris Sukabumi, 2 Warga Ikut Dibacok saat Melintas
Seli Andina Miranti August 03, 2026 10:45 AM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Aksi brutal dua kelompok geng motor kembali memakan korban. Kali ini, yang terluka bukan anggota geng motor, melainkan dua warga yang sedang dalam perjalanan pulang usai bekerja.

Peristiwa berdarah itu terjadi di kawasan Kampung Inggris, Jalan Raya Sukaraja hingga Jalan MH Holil, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban diketahui bernama Dodis Johansyah (33), sopir truk tangki Pertamina, dan Dasep Buhori (32) yang datang menjemput rekannya di depan Yomart. Keduanya tiba-tiba menjadi sasaran penyerangan saat dua kelompok geng motor, Allstar dan Neverdie, bentrok menggunakan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Sukaraja AKP Hendra Gunawan mengungkapkan, kelompok Allstar telah lebih dulu menunggu kedatangan Neverdie yang datang dari arah Kota Sukabumi. Bentrokan pun pecah sesaat setelah kedua kelompok bertemu.

Baca juga: Kelakuan Geng Motor Mamprang21Ganks di Indramayu, Sempat Cari Musuh sebelum Rusak Warung Warga

"Jadi yang ributnya geng motor Allstar sama Neverdie. Jadi Neverdie yang datang ke sana nyerang ke Kampung Inggris. Ya yang kayak gitu mah pasti janjian sih. Intinya pasti terencana janjian semuanya," ujar Hendra, Senin (3/8/2026).

Menurut Hendra, tawuran itu diduga sudah direncanakan sebelumnya. Setelah bentrok di depan Yomart, aksi saling serang menggunakan senjata tajam berlanjut hingga kawasan Kampung Inggris.

Di tengah kekacauan itulah Dodis dan Dasep melintas untuk pulang ke rumah. Nahas, keduanya justru menjadi korban pembacokan.

"Sopir tangki memang ke sana pulangnya ke arah Kampung Inggris ke atas. Dijemput sama saudaranya di Yomart. Terus kejadian kena bacok," katanya.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka bacok di bagian kepala, lengan, dan kaki. Saat ini mereka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan penyisiran. Namun puluhan anggota geng motor telah kabur. Hingga kini, aparat masih memburu para pelaku dengan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Baca juga: 5 Anggota Geng Motor di Indramayu Diciduk Polisi Setelah Merusak Sebuah Warung

"Kita lagi nyisir lokasi, CCTV, segala macam, dan saksi-saksi. Kita juga lagi nanya-nanya ke RT-nya, dan RW-nya di situ," pungkas Hendra.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.