Call Center 112 SBT Terima 194 Laporan Darurat Sejak Diluncurkan, Seluruhnya Berhasil Tindaklanjut
Mesya Marasabessy August 03, 2026 10:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kepercayaan masyarakat terhadap layanan Call Center 112 Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus mengalami peningkatan. 

Hal itu terlihat dari banyaknya pengaduan darurat yang diterima sejak layanan tersebut diluncurkan pada Februari 2026.

Hingga Senin (3/8/2026), Call Center 112 telah menerima sebanyak 194 laporan darurat yang seluruhnya berhasil ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) SBT, jumlah laporan yang masuk terus mengalami fluktuasi setiap bulan.

Diantaranya pada Februari sebanyak 20 laporan, Maret 28 laporan, April 28 laporan, Mei 24 laporan, Juni 27 laporan, Juli menjadi yang tertinggi dengan 48 laporan, dan Agustus hingga awal bulan tercatat 19 laporan.

Kepala Dinas Kominfo SBT, Sitti R. Meutia Manaban, mengatakan seluruh laporan yang diterima melalui Call Center 112 langsung diteruskan kepada instansi teknis sesuai jenis kejadian sehingga dapat ditangani dengan cepat.

"Hingga Agustus 2026 Call Center 112 telah menerima 194 laporan, dan seluruhnya berhasil ditindaklanjuti oleh instansi terkait," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunambon.com Senin (3/8/2026).

Baca juga: Antrian Kendaraan Membludak Sejak Subuh di Masohi, Kelangkaan BBM Subsidi Diduga Jadi Penyebab

Baca juga: 40 Calon Paskibraka Malteng Digembleng 17 Hari, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Ia menjelaskan, laporan yang diterima mencakup berbagai kondisi kegawatdaruratan.

Mulai dari kebakaran, gangguan listrik, evakuasi sarang tawon, layanan ambulans, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pohon tumbang, pasien gawat darurat, hingga distribusi air bersih.

Kata dia, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa layanan Call Center 112 semakin dipercaya masyarakat sebagai sarana pelaporan keadaan darurat yang cepat, mudah, dan terintegrasi.

"Capaian ini menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur, petugas lapangan, dan masyarakat dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, tepat, dan dapat diandalkan," bebernya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan tersebut secara bertanggung jawab agar tidak menghambat penanganan warga yang benar-benar membutuhkan pertolongan.

"Mari manfaatkan Call Center 112 secara bijak, hanya untuk kondisi darurat, serta hindari panggilan iseng agar layanan tetap optimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.