BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air, aktor senior Diding Boneng meninggal dunia.
Kabar duka terkait aktor yang juga diingat karena akting jenakanya di sejumlah Film Warkop DKI itu beredar di media sosial dalam bentuk tangkapan layar percakapan Whatsapp, Senin (3/8/2026).
Informasi itu juga akhirnya terkonfirmasi lewat pengakuan anak Diding Boneng, Wira.
Melansir Wartakotalive.com, Wira membenarkan kabar duka terkait sang ayah lewat sambungan telepon.
"Iya (Diding Boneng) meninggal," kata Wira, dikutip dari Wartakotalive.com, Senin (3/8/2026).
Pihak keluarga menyebutkan, Diding Boneng akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin siang ini.
Informasi duka juga disampaikan unggahan resmi akun Instagram Sanggar Perkasa yang mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian pemilik nama asli Zainal Abidin tersebut.
Di unggahannya, Sanggar Perkasa menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang kontribusi Diding Boneng selama membimbing dan menginspirasi anak-anak di sanggar.
Mereka juga mendoakan agar mendiang mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dikutip dari Wikipedia, Diding Boneng mengawali kariernya dengan berpentas di teater sejak tahun 1973.
Ia pun sering menjadi pemenang dalam setiap festival teater remaja kala itu.
Diding Boneng juga mengantarkan teman-teman seteaternya menjadi pemenang pula dan hingga saat ini ia masih aktif berteater dan mendirikan beberapa komunitas teater di wilayah Jakarta Timur.
Diding Boneng bermain dalam film perdananya pada 1980, yaitu Tiga Dara Mencari Cinta.
Diding dikenal secara luas ketika ikut bermain dalam serial televisi Rumah Masa Depan pada tahun 1983 hingga 1986.
Namanya semakin melambung sejak ia bermain dalam beberapa film bersama grup lawak Warkop DKI dengan gigi tonggos sebagai ciri khasnya, yang membuat ia dikenal dengan nama Diding Boneng.
Baca juga: Sumber Penghasilan Aura Kasih Sejak Tak Muncul di TV dan Layar Lebar, Deretan Aset Bisnis Dibeberkan
Film-film tersebut adalah Godain Kita Dong (1989), Lupa Aturan Main (1990), Mana Bisa Tahan (1990), Bebas Aturan Main (1991), Bisa Naik Bisa Turun (1991), Sudah Pasti Tahan (1991), hingga Masuk Kena Keluar Kena(1992), Bagi-Bagi Dong (1993), dan Pencet Sana Pencet Sini (1994).
Aktor Diding Boneng sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di Tangerang setelah penyakit asma yang dideritanya kembali kambuh.
Zaenal Wahyudin alias Bambang, adik bungsu Diding Boneng, mengatakan, kakaknya diberangkatkan untuk menjalani pengobatan ke Tangerang sejak Sabtu (3/1/2026) pagi.
Bambang menjelaskan, serangan asma yang dialami Diding Boneng dipicu kondisi lingkungan rumah yang berdebu akibat renovasi serta kelelahan fisik.
"Dari (Jumat) malam sudah berasa asmanya, mungkin banyak melayani wawancara, terus debu, akhirnya ke Tangerang untuk berobat asma," kata Bambang di Matraman Dalam, Jakarta Pusat, dikutip dari Wartakotalive.com, Sabtu (3/1/2025).
Meski demikian, Bambang memastikan Diding Boneng tidak memiliki riwayat penyakit kronis lain.
Selama ini, aktor legendaris tersebut dikenal masih aktif dan bugar meski usianya kini sudah memasuki 75 tahun.
"Beliau enggak punya penyakit dalam, asma ini juga baru-baru saja, mungkin karena faktor usia, dari umur 70 tahun itu beliau masih sehat, masih wara-wiri," ujar Bambang.
Kondisi kesehatan ini pula yang membuat Diding Boneng sudah lama tidak syuting dan tampil di layar bioskop.
Bambang menyebut kakaknya telah berhenti syuting sejak sekitar tiga tahun lalu.
"Sudah lama enggak syuting, mungkin sekitar tiga tahunan," kata Bambang.
Walau tidak aktif di dunia hiburan, Diding Boneng tetap menyalurkan kecintaannya pada seni peran dengan mengajar akting di sebuah sanggar di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sebelumnya, Diding Boneng menduga penyakit asmanya muncul akibat aktivitas syuting film yang dilakoninya beberapa tahun lalu.
"Waktu itu syuting di hutan, 80 persen adegannya malam dan selalu pakai efek asap buatan, dua judul film, total sekitar 80 hari kena asap terus," kata Diding Boneng di Matraman, Jumat (2/1/2025).
Kondisi kesehatan itu membuat Diding Boneng belum berani kembali ke lokasi syuting meski keinginan untuk bekerja masih besar.
"Pengennya sih syuting lagi buat cari duit," ucapnya bercanda.
"Tapi sejak selesai film yang itu, saya belum berani syuting lagi karena kondisi fisik," lanjut Diding Boneng.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)