Malam Cinta Rasul Cinta Negeri di Batam Dibanjiri Jamaah, Ketua MPR RI Ajak Jaga Persatuan
Mairi Nandarson August 03, 2026 12:07 PM

Laporan Wartawan Tribun Batam, Ucik Suwaibah 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lantunan solawat menggema dari Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Kota, pada Minggu (2/8/2026) malam.

Kegiatan bertajuk Malam Cinta Rasul Cinta Negeri itu digelar sebagai ikhtiar menyambut peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi sekaligus menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui lantunan selawat dan doa bersama, panitia mengajak masyarakat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, kerukunan, dan cinta Tanah Air menjelang peringatan hari kemerdekaan.

Belasan ribu jamaah memadati setiap sudut masjid untuk mengikuti kegiatan Malam Cinta Rasul Cinta Negeri.

Sejak sebelum waktu Magrib, rombongan jamaah sudah mulai berdatangan.

Mereka lebih dulu menunaikan salat berjamaah sembari menunggu dimulainya acara solawat bersama.

Halaman hingga bagian dalam masjid dipenuhi lautan manusia.

Jamaah laki-laki dan perempuan memenuhi area pelataran masjid yang digunakan untuk acara tetsebut.

Mayoritas jamaah mengenakan pakaian serba putih.

Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kota Batam, bahkan ada pula rombongan santri dan santriwati dari sejumlah daerah di sekitar Batam.

Kepadatan jamaah juga terlihat di kawasan sekitar masjid. 

Bus pariwisata, mobil pribadi, hingga ribuan sepeda motor memenuhi area parkir dan ruas jalan di jantung Kota Batam.

Suasana khidmat semakin terasa ketika Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf memimpin lantunan selawat.

Belasan ribu jamaah mengikuti setiap syair dengan kompak, menciptakan suasana religius yang memenuhi kawasan Masjid Agung Raja Hamidah.

Selain Habib Syeikh, acara tersebut juga dihadiri Habib Ali bin Abdurrahman, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Anggota DPR RI Dapil Kepri, Meireza Endipat Wijaya MM, Ketua DPRD Provinsi, Iman Sutiawan, Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, serta H Agus Yusup.

Dalam sambutannya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengajak masyarakat mensyukuri kondisi Indonesia yang tetap rukun menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-81.

"Pada tahun 2026, kita akan memperingati kemerdekaan yang ke-81. Kita bersyukur kepada Allah, bangsa Indonesia hari ini bisa menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang aman, bangsa yang tenteram dan bangsa yang rukun. Itu semua karena banyak pemimpin kita yang terus menganjurkan kerukunan, toleransi, dan penghormatan kepada sesama," ujar Muzani dalam sambutannya. 

Ia mengatakan keberagaman menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

Menurutnya, masyarakat yang hadir malam itu berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah, namun tetap bersatu dalam kecintaan kepada Rasulullah SAW dan Indonesia.

"Yang berkumpul di tempat ini ada orang Melayu, Jawa, Batak, Aceh, Bugis dan semua suku. Tapi kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, dan bersama-sama berselawat kepada Rasulullah SAW," tambahnya.

Pria yang juga politisi Partai Gerindra itu menegaskan semangat persaudaraan dan saling menghormati harus terus dijaga agar Indonesia tetap damai.

Ia menyebut sholawat bukan hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi doa agar bangsa Indonesia senantiasa dijauhkan dari perpecahan.

"Mudah-mudahan semua doa, zikir, dan selawat yang kita panjatkan diterima Allah SWT. Mudah-mudahan bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan, tetap dijaga kerukunannya dan persaudaraannya, serta semua doa kita dikabulkan Allah SWT," katanya.

( tribunbatam.id/ucik suwaibah )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.