SURYA.CO.ID SURABAYA - Miguel Pereira membawa semangat besar saat Persebaya Surabaya menantang Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Bagi penyerang asal Portugal itu, duel sarat gengsi ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga kesempatan membuktikan kesiapan Bajul Ijo menghadapi musim baru.
Pertemuan Persebaya dan Arema FC selalu menghadirkan atmosfer berbeda meski kali ini berlangsung tanpa kehadiran suporter.
Rivalitas panjang kedua tim membuat setiap pertandingan memiliki tensi tinggi, sementara kondisi kedua kesebelasan yang sama-sama kehilangan striker asing diprediksi menjadikan laga berjalan lebih ketat dengan mengandalkan kekuatan kolektif.
Miguel mengaku menikmati pertandingan menghadapi tim-tim besar. Menurutnya, laga seperti ini menjadi kesempatan terbaik untuk mengukur kemampuan sekaligus membawa Persebaya melangkah ke partai puncak.
Baca juga: Alasan Presiden Persebaya Dukung Semifinal dan Final Piala Presiden Digelar di Bali
"Kami menyukai pertandingan ini. Kami suka bermain melawan tim-tim besar dan pertandingan-pertandingan besar," kata Miguel Pereira kepada media termasuk Surya.co.id di GBT.
Namun, pemain berusia 27 tahun itu menyadari jalan menuju final tidak akan mudah. Persebaya dipastikan kehilangan Alex Martins yang mengalami cedera saat menghadapi Port FC pada 1 Agustus 2026.
Di kubu lawan, Arema FC juga harus tampil tanpa Gustavo Henrique. Striker asal Brasil itu mengalami cedera otot paha depan ketika menghadapi DPMM FC pada laga terakhir fase grup.
Absennya Gustavo menjadi kehilangan besar bagi Singo Edan. Dari lima gol yang dicetak Arema FC selama babak penyisihan, empat di antaranya lahir dari kaki penyerang berusia 26 tahun tersebut.
Sementara itu, Alex Martins juga memiliki kontribusi penting bagi Persebaya. Selain mencetak satu gol di fase grup, pergerakannya kerap membuka ruang dan menyulitkan pertahanan lawan.
Miguel mengatakan fokus Persebaya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik setelah melewati jadwal padat pada fase grup dengan jeda pertandingan yang sangat singkat.
Baca juga: Persebaya Vs Arema FC di Semifinal Piala Presiden 2026, Bajul dan Singo Senasib Cedera Striker
"Sekarang kami harus beristirahat setelah tiga pertandingan, melakukan perjalanan ke Bali, dan semoga kami bisa menang. Kami akan coba untuk menang dan melaju ke final," kata pemain 27 tahun itu penuh semangat.
Semangat Miguel semakin berlipat setelah berhasil mencetak gol pertamanya bersama Persebaya saat menghadapi Port FC. Gol debut tersebut menjadi bukti proses adaptasinya bersama Bajul Ijo berjalan sesuai harapan meski baru menjalani empat pertandingan.
Penyerang asal Portugal itu menilai perkembangan tim masih akan terus meningkat karena Persebaya baru menjalani masa pramusim dengan waktu persiapan yang relatif singkat.
"Kami sedang dalam pramusim. Kami hanya punya dua minggu latihan. Saya beradaptasi dengan cuaca, dengan permainan, dan kami berharap etika liga dimulai awal September nani kami lebih siap dan bersaing untuk meraih tujuan," pungkas Miguel Pereira.