Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) masih melanda Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
Pemandangan antrean panjang kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan barang terus mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Takengon dan sekitarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan penumpukan kendaraan paling parah terjadi di tiga titik utama, yakni SPBU Tansaril, SPBU Kemili, dan SPBU Nunang Antara.
Antrean panjang kendaraan terjadi hingga ke bahu jalan raya sehingga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pengisian.
Seorang sopir angkutan barang di SPBU Tansaril, Aman Dani (42), mengaku harus menyisihkan waktu hingga berjam-jam setiap harinya hanya untuk mendapatkan Solar subsidi.
Kondisi ini membuat pendapatannya menurun drastis karena waktu angkut barang tersita di jalan.
"Sudah hampir 3 minggu kondisi begini. Kami harus antre dari pagi, kadang sampai empat jam lebih baru bisa dapat Solar.
Kalau datang agak siangan, stoknya sudah kehabisan. Waktu kami habis di jalan cuma buat antre BBM, pendapatan jelas drop," kata Aman Dani saat ditemui di lokasi.
Hal serupa dikeluhkan oleh Rahmah warga lokal yang sedang mengantre Pertalite menggunakan sepeda motor di SPBU Kemili.
Ia merasa heran karena ketersediaan BBM kerap habis dalam waktu singkat.
"Solar sering sekali kosong. Kalaupun ada, antreannya panjang luar biasa sampai meluber ke jalan.
Kami warga kecil repot mau beraktivitas harian atau kerja kalau begini terus.
Harapannya Pertamina dan pemerintah segera tambah pasokan dan ditertibkan itu kalau ada yang nakal," ujar Rahmah.
Masyarakat mendesak pihak Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk segera menambah kuota distribusi serta memperketat pengawasan di SPBU guna mencegah aksi spekulasi atau penimbunan BBM. (*)
Baca juga: Cuaca Aceh Tengah Hari Ini: Dominan Cerah Berawan, BMKG Imbau Waspadai Hujan Lokal Sore hingga Malam
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Resmikan Sekolah Lansia GEMAS di Keramat Mupakat
Baca juga: Baitul Mal Aceh Tengah Sosialisasi Kewajiban Zakat Perusahaan ke PT Tusam Hutan Lestari