Buka Kembali! Nikmati Sensasi Menonton di Wazira Cinema, Bioskop Bersejarah Abad ke-20 di Myanmar
Tim TribunStyle August 03, 2026 03:59 PM

Heritage travel: Mari menikmati sensasi menonton di Wazira Cinema, bioskop bersejarah dari abad ke-20 di Yangon, Myanmar

TRIBUNSTYLE.COM - Bagi Anda para pencinta petualangan sejarah (heritage tourism) yang sedang merencanakan liburan ke Myanmar, ada satu tempat ikonik baru yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda. Bioskop Wazira Cinema yang telah berdiri selama lebih dari satu abad resmi dibuka kembali di Yangon, Myanmar. Bangunan bersejarah ini kini hadir sebagai bioskop berstandar internasional dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan arsitektur aslinya.

Setelah melewati masa pemugaran yang intensif, gedung pertunjukan legendaris ini tampil memukau dalam acara peresmiannya. Agenda pembukaan bioskop berusia 103 tahun tersebut dihadiri Presiden Myanmar U Min Aung Hlaing, sejumlah menteri, pejabat pemerintah, perwakilan kebudayaan dari kedutaan asing, organisasi lokal dan internasional, hingga para seniman.

Saksi Bisu Sejarah Sejak 1923

Baca juga: Piknik Estetik di Tengah Kota: Taman Brightspot Hadir Kembali di Urban Forest Cipete Jakarta Selatan

Mengunjungi tempat ini akan membawa Anda melintasi mesin waktu. Wazira Cinema pertama kali dibangun pada 1923 dengan nama Excelsior Theater oleh Madan Theater Company.

Sepanjang perjalanannya, nama tempat ini terus berubah mengikuti riwayat politik negara. Saat pendudukan Jepang, bangunan ini dikenal sebagai Yangon Cinema. Setelah Perang Dunia II berakhir, namanya kembali berubah menjadi A-1 Cinema. Bioskop tersebut kemudian secara resmi menggunakan nama Wazira Cinema sejak 1969.

Nama "Wazira" sendiri berasal dari kata dalam bahasa Pali, yaitu "Vajira", yang berarti sesuatu yang berharga dan kuat seperti berlian.

Bagi para pemburu foto estetis dan pencinta arsitektur, sudut luar bangunan ini menawarkan latar belakang yang sangat megah. Selain sejarahnya yang panjang, Wazira Cinema juga dikenal karena gaya arsitektur Beaux-Arts. Bangunannya memiliki pilar Ionic berukuran besar, dekorasi yang detail, serta desain elegan yang terinspirasi dari arsitektur Eropa.

Menjadi Pusat Kebudayaan Global

Baca juga: Jalur Alternatif Hindari Demo Poros Pemuda Peduli Indonesia 3 Agustus 2026 di Wilayah Gambir Jakpus

Baca juga: Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa Senin 3 Agustus 2026 di Depan DPR/MPR RI Senayan Jakarta

Wazira Cinema kini tidak hanya menjadi tempat pelarian bagi para pencinta sinema, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang kreatif publik yang dinamis.

Dalam acara pembukaan kembali tersebut, Presiden U Min Aung Hlaing mengatakan Wazira Cinema yang telah direnovasi diharapkan dapat menjadi pusat kebudayaan nasional Myanmar.

“Tempat ini nantinya tidak hanya digunakan untuk pemutaran film, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan seni tradisional, pertunjukan teater, musik, dan berbagai pertunjukan budaya Myanmar kepada masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara” ujarnya.

Fasilitas Modern dalam Balutan Nuansa Klasik

Bagi wisatawan mancanegara, Anda tidak perlu khawatir soal kenyamanan. Renovasi Wazira Cinema berhasil memadukan nilai sejarah bangunan dengan fasilitas modern. Pengelola telah menyematkan teknologi mutakhir untuk memanjakan para pengunjung, termasuk kursi bioskop baru yang nyaman, layar LED super jernih, serta teknologi tata suara yang lebih canggih.

Ke depannya, Wazira Cinema juga diproyeksikan menjadi lokasi berbagai acara kebudayaan, seperti festival film dan pertunjukan seni berskala internasional. Jika Anda sedang berlibur ke Yangon, pastikan untuk menyempatkan diri menonton film atau sekadar mengagumi kemegahan arsitektur Eropa klasik di tempat ini!  (Travel.kompas.com / Ella Triana / Tribuntyle.com / Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.