POS-KUPANG.COM- Pelatih Bali United Johnny Jansen sudah memasang target untuk memperbaiki peringkat pada musim depan.
Bali United dibawah Stefano Cugurra alias Teco pada musim 2024/25 membawa tim finish di posisi 8 besar dengan poin 50.
Ketika Bali United dibawah asuhan Pelatih Johnny Jansen peringkat Bali United tidak berubah yang di posisi 8 dengan 51 poin atau selisih 1 poin.
Stefano Cugurra mencatatkan 11 hingga 12 kali kemenangan dan 8 kali hasil imbang hingga menjelang akhir masa jabatannya sebelum berpisah dengan klub Bali United pada April 2025.
Baca juga: Jordy Bruijn Angkat Kaki dari Bali United Memicu Beragam Reaksi dari Suporter
Sedangkan Bali United dibawah Johnny Jansen meraih 51 poin dari 14 kemenangan, 11 kekalahan dan 9 hasil imbang dari total 34 pekan pertandingan.
Manajemen dan Coach Johnny Jansen menyatakan bahwa musim pertamanya lebih banyak berfokus pada adaptasi taktik baru, perombakan arah klub, serta pematangan pemain-pemain muda.
Hasil evaluasi menunjukkan masalah utama yang membuat posisi tim tidak beranjak naik adalah performa laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang kurang maksimal (hanya mengemas 6 kemenangan dari 17 laga).
Karena hasil yang dinilai belum memuaskan tersebut, Johnny Jansen menjadikan perbaikan performa kandang sebagai target mati untuk mendongkrak posisi Bali United menembus 5 besar pada kompetisi musim baru berikutnya.
Baca juga: Made Tito Optimis Bali United Bisa Perbaiki Posisi Klasemen di musim baru 2026/27
Hal itu disampaikan saat tengah memimpin sesi latihan pasukan Serdadu Tridatu di Bali United Training Center, Gianyar yang telah berlangsung kurang lebih empat pekan.
Menurut pelatih asal Belanda ini, momen tahun keduanya di klub pulau dewata menjadi ajang pembuktian untuk tampil lebih baik dibandingkan dengan musim perdananya tahun lalu.
“Target pribadi saya saat ini adalah kami bisa banyak menang di pertandingan kandang".
"Terpenting saat ini adalah kami bisa lebih baik dibandingkan musim lalu dan kami ingin berada di posisi lima terbaik di klasemen,” ungkap Coach Johnny.
Baca juga: Bali United Susul Persib Bandung dan Arema FC Genapi Kuota Pemain Asing
Menurut Coach Johnny, hal mendasar tentu ingin meraih kemenangan kandang yang lebih baik dihadapan pendukung setia Bali United mengingat musim lalu banyak hasil kurang maksimal diraih di partai kandang.
Menurut mantan pelatih PEC Zwolle ini, laga kandang seharusnya menjadi momentum koneksi antara tim dengan suporter dalam meraih hasil positif.
“Laga kandang sangat penting karena membangun koneksi antara tim dengan suporter yang hadir di stadion".
"Untuk itu, meraih kemenangan kandang lebih banyak dibandingkan musim lalu tentu menjadi prioritas yang ingin kami raih di musim ini,” jelas Coach Johnny.
Kompetisi sepak bola kasta teratas di Indonesia yang bernama Super League bakal direncanakan berlangsung pada awal bulan September 2026 mendatang.(*)