TRIBUNJOGJA.COM - Yogyakarta diperkirakan kembali menjadi salah satu tujuan utama wisatawan domestik selama libur panjang Hari Kemerdekaan pada 15 sampai 17 Agustus 2026. Kota budaya ini menempati peringkat kedua destinasi yang paling banyak dicari wisatawan Indonesia berdasarkan data pencarian akomodasi platform perjalanan digital Agoda.
Posisi tersebut menegaskan Yogyakarta masih menjadi magnet wisata saat momen libur nasional. Perpaduan wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga beragam destinasi ramah keluarga menjadi daya tarik yang terus mengundang wisatawan dari berbagai daerah.
Berdasarkan data Agoda, minat perjalanan domestik selama periode libur Hari Kemerdekaan tahun ini meningkat lebih dari empat kali lipat. Dalam daftar destinasi favorit, Bandung berada di posisi pertama, disusul Yogyakarta, Bali, Jakarta, Puncak, Malang, Pangandaran, Anyer, Bogor, dan Garut.
Yogyakarta dinilai menawarkan pengalaman wisata yang selaras dengan semangat peringatan Hari Kemerdekaan. Wisatawan dapat mengunjungi berbagai destinasi bersejarah seperti Benteng Vredeburg, Istana Kepresidenan Gedung Agung, serta Monumen Jogja Kembali yang menjadi bagian dari jejak perjuangan bangsa.
Tidak hanya itu, kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga beragam sentra kuliner dan destinasi wisata di kawasan Sleman, Bantul, Kulon Progo, serta Gunungkidul turut menjadi pilihan wisatawan untuk mengisi libur panjang bersama keluarga.
Senior Country Director Indonesia Agoda, Gede Gunawan, mengatakan lonjakan minat perjalanan menunjukkan masyarakat semakin memanfaatkan momentum libur panjang untuk berwisata.
Menurutnya, peningkatan minat perjalanan hingga empat kali lipat selama libur Hari Kemerdekaan tahun ini menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat Indonesia memanfaatkan liburan untuk bepergian dan menciptakan kenangan bersama keluarga dan sahabat.
“Destinasi ikonik seperti Bandung, Yogyakarta, dan Bali tetap menjadi favorit, sementara destinasi alternatif seperti Pangandaran, Garut, dan Anyer semakin diminati karena lokasinya yang dekat dengan kota kota besar, lebih terjangkau, tidak terlalu ramai, serta menawarkan beragam pengalaman wisata," ujarnya.
Selain Yogyakarta dan sejumlah destinasi utama lainnya, Agoda juga mencatat peningkatan minat terhadap sejumlah kawasan wisata regional. Pangandaran mengalami kenaikan pencarian lebih dari sepuluh kali lipat, Anyer lebih dari sembilan kali lipat, dan Garut hampir delapan setengah kali lipat selama periode libur Hari Kemerdekaan.
Sementara itu, destinasi berhawa sejuk seperti Puncak, Malang, dan Bogor juga mencatat peningkatan minat perjalanan sekitar empat sampai lima kali lipat. Tren tersebut menunjukkan wisatawan domestik tidak hanya memilih destinasi ikonik, tetapi juga mulai melirik kawasan yang menawarkan suasana lebih tenang dengan beragam pilihan aktivitas wisata.(nto)