TRIBUNPADANG.COM, PADANG-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Padang dan sekitarnya pada Senin (3/8/2026) menyebabkan gangguan serius pada pasokan air bersih milik Perumda Air Minum Kota Padang.
Tingginya curah hujan memicu luapan sungai yang membawa berbagai material, sehingga menimbun instalasi intake milik perusahaan daerah tersebut.
Baca juga: Hujan Deras Terjang Padang, BPBD Evakuasi Warga di 15 Titik Banjir
Akibat kejadian ini, beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA) terpaksa menghentikan operasionalnya secara sementara.
Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengonfirmasi bahwa penutupan operasional dilakukan guna mencegah kerusakan sistem pengolahan akibat tingginya material lumpur dan sampah kayu.
"Akibat hujan deras yang terjadi hari ini, beberapa IPA Perumda Air Minum Kota Padang tidak dapat beroperasi karena intake tertimbun material yang terbawa arus deras sungai," ujar Adhie Zein.
Ia menjelaskan bahwa kondisi sungai yang deras membawa debit sampah dan endapan material yang cukup tinggi, sehingga menyumbat saluran penyedotan air baku.
Dampak dari penghentian operasional IPA ini dirasakan langsung oleh ribuan pelanggan di berbagai sudut Kota Padang.
Adhie menyampaikan bahwa wilayah yang terdampak meliputi kawasan Pusat, Utara, hingga Selatan Kota Padang.
"Gangguan distribusi air berupa penurunan tekanan hingga tidak mengalir sama sekali di wilayah Pusat, Utara, dan Selatan Kota Padang," terangnya.
Baca juga: Ekshumasi Siswi SD Padang: Pengacara Minta Guru Maupun Pihak Lain Dituntut Jika Terbukti
Menanggapi situasi mendesak tersebut, pihak Perumda Air Minum Kota Padang telah menerjunkan tim teknis ke lapangan guna melakukan pembersihan material secara intensif.
Petugas di lapangan saat ini terus berupaya mengeruk dan membersihkan intake dari tumpukan material banjir agar pasokan air baku bisa kembali diproses.
"Perumda Air Minum Kota Padang saat ini sedang melakukan pembersihan material di intake agar operasional instalasi dapat segera kembali normal," tambah Adhie.
Ia menegaskan bahwa timnya bergerak cepat meski terkendala oleh derasnya arus sungai dan kondisi cuaca di lokasi instalasi.
Di samping upaya perbaikan, Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau seluruh masyarakat terdampak untuk melakukan langkah antisipasi mandiri.
Pelanggan diminta untuk mulai berhemat dalam mengonsumsi air dan memprioritaskan kebutuhan pokok sehari-hari.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhemat menggunakan air. Gunakan air seperlunya untuk kebutuhan prioritas," imbau Adhie.
Selain itu, bagi wilayah yang airnya masih mengalir dengan tekanan rendah, warga disarankan untuk segera menampung air sebanyak mungkin.
"Tampung air selama masih mengalir sebagai persiapan persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari," lanjutnya.
Atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan, manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam.
Pihaknya berjanji akan memaksimalkan pengerjaan perbaikan agar distribusi air bersih bisa kembali mengalir normal ke rumah-rumah warga.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan," ungkap Adhie.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan pemulihan pasokan air, pelanggan dapat menghubungi saluran resmi layanan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang.
Masyarakat bisa menghubungi Call Center di nomor 1500030 atau mengirim pesan melalui WhatsApp di 0811669123.