TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Panik ketahuan bawa kayu dan rokok ilegal, pengemudi Colt Diesel tabrak mobil patroli Polres Siantar.
Insiden ini terjadi Senin (3/8/2026) di Simpang II Jalan Parapat, Kota Pematangsiantar.
Diduga Sopir truk nekat melawan petugas usai panik karena membawa puluhan kubik kayu dan sejumlah box berisi rokok ilegal.
Baca juga: SOSOK Mahasiswa Meninggal di Bus Dalam Perjalanan ke Sibolga, Sempat Ditolak Petugas Loket
Pengungkapan kasus ini pun sempat menjadi tontonan warga karena sopir truk yang belum diketahui identitasnya ini memberikan pernyataan berbelit-belit dan tak kooperatif.
Sebagai bentuk ketegasan, yang bersangkutan diborgol dan dibawa ke Mapolres Pematangsiantar.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandi Riz Akbar menyampaikan bahwa guna penyelidikan kasus ini, pihaknya melakukan koordinasi dengan Bea Cukai Pematangsiantar.
Baca juga: Mahasiswa Penumpang Bus Menuju Sibolga Tewas dalam Perjalanan, PO Bus Sebut Sakit sejak Berangkat
“Kita sudah koordinasi ke Beacukai dan perkara ini dibawa ke Beacukai Pematangsiantar,” kata Sandi saat dikonfirmasi singkat, Minggu (3/8/2026 sore.
Sebelumnya seorang pengendara motor menabrak polisi hingga terpental saat sedang melakukan razia lalu lintas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (23/5/2026) malam.
Insiden ini terekam kamera dan videonya beredar viral di media sosial (medsos).
Dalam rekaman video yang beredar, polisi yang coba mengadang laju sepeda motor tampak terpental ditabrak. Pemotor itu pun ikut terjatuh.
Pengendara motor adalah seorang pemuda yang berboncengan dengan seorang perempuan.
Kapolsek Ujung Tanah Kompol Muhammad Yusuf membenarkan adanya pemotor tabrak polisi saat razia.
"Iya, anggota ku itu yang ditabrak," kata Kapolsek Ujung Tanah Kompol Muhammad Yusuf, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Pegawai Kejaksaan Dituding Pelakor lewat Papan Bunga di Acara Pelantikan PNS Deli Serdang
Yusuf menjelaskan, razia rutin hingga Minggu (24/5/2026) dini hari itu berlangsung di Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang.
Lokasinya tak jauh dari Mapolsek Ujung Pandang.
Razia ini bertujuan mengantisipasi adanya kejahatan jalanan seperti geng motor dan begal.
Juga bentuk pencegahan atas potensi kriminalitas bagi pengendara yang membawa senjata tajam serta melanggar lalu lintas.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengatakan, polisi yang ditabrak pengendara itu diketahui bernama Aiptu Hariadi P Nonci.
Ia adalah personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar.
"Alhamdulillah kondisi baik-baik saja, hanya lecet di bagian belakang sedikit," ujar Wahiduddin.
Wahid menjelaskan, kejadian bermula saat pengendara berboncengan tampa helm itu berusaha menghindari razia petugas.
Ia pun mencoba menyalip mobil yang ada di depannya agar tak terlihat petugas.
Namun, saat berhasil mendahului mobil di depannya, ia kaget aksinya sudah dilihat polisi dari jauh.
"Pas dia salip itu mobil, dia tidak lihat sudah ada polisi yang mencoba menghentikan, disitulah anggota tertabrak," bebernya.
Motor pengendara yang tak mengenakan helm itu, lanjut Wahid, kini disita untuk ditilang.
"Jadi motor yang bersangkutan diamankan karena tidak menggunakan helm. Jadi diberi sanksi tilang," jelasnya
(alj/tribun-medan.com)