TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan penjelasan terkait peluang pemain anyar asal Argentina, Mariano Peralta, menjalani debut saat menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026.
Laga klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Persib melangkah ke semifinal dengan status juara Grup A setelah menyapu bersih tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin sempurna.
Meski demikian, peluang Mariano Peralta tampil untuk pertama kalinya bersama Maung Bandung masih sangat kecil.
Igor Tolic menegaskan bahwa Peralta belum berada dalam kondisi ideal untuk langsung diturunkan.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, pemain yang baru bergabung tidak mungkin langsung siap tampil hanya dengan dua hari latihan bersama tim.
"Jika Anda bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan bermain dalam dua hari, maka Anda harusnya yang menjadi pelatih, oke," ujar Igor Tolic, dikutip dari Tribun Jabar.
Igor menjelaskan, Peralta kemungkinan tetap dibawa bersama rombongan tim agar bisa beradaptasi dengan atmosfer pertandingan.
Namun, peluangnya untuk bermain masih sangat tipis.
"Mungkin kami masukkan ke dalam tim, mungkin tidak, tetapi setelah dua hari latihan dipastikan belum siap untuk bermain," tegas Igor.
Dengan kondisi tersebut, debut Mariano Peralta bersama Persib Bandung tampaknya harus ditunda hingga dirinya benar-benar siap secara fisik maupun taktik.
Baca juga: Venue Semifinal & Final Piala Presiden 2026 Terjawab, 4 Besar Resmi Tanpa Penonton
Meski belum mendapat kesempatan bermain, Mariano Peralta tetap menunjukkan optimisme menjelang duel menghadapi Persija.
Pemain asal Argentina itu percaya rekan-rekannya mampu membawa Persib meraih hasil positif di semifinal.
"Sejauh ini saya belum berkesempatan bermain, tetapi saya yakin rekan-rekan saya di Persib Bandung bisa melakukannya," kata Mariano Peralta, pada sesi jumpa pers semifinal Piala Presiden, Minggu (2/8/2026).
Peralta juga menilai seluruh tim yang lolos ke semifinal memiliki kualitas yang merata.
Selain Persib dan Persija, dua tim lain yang masih bersaing memperebutkan tiket final adalah Persebaya Surabaya dan Arema FC.
"Semuanya (sulit), tidak ada pertandingan yang mudah," ujarnya.
Di sisi lain, Persib Bandung harus menghadapi masalah cedera jelang pertandingan penting melawan Persija.
Dua pemain, yakni Dion Markx dan Berguinho, dipastikan tidak berada dalam kondisi terbaik.
Dion Markx mengalami cedera saat Persib mengalahkan DPMM FC, sedangkan Berguinho mengalami cedera ketika Maung Bandung menundukkan Tampines Rovers.
Igor memastikan Dion tidak akan tampil dalam dua pertandingan tersisa di Piala Presiden 2026.
Sementara itu, Berguinho diperkirakan harus menepi setidaknya selama satu bulan.
"Berguinho absen minimal satu bulan, jadi kami masih punya dua pertandingan lagi dan tradisi ada pemain cedera di Piala Presiden ini terus berlanjut," kata Igor.
Pelatih berusia 49 tahun itu menilai padatnya jadwal pertandingan di Piala Presiden menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko cedera pemain.
Menurutnya, format turnamen tahun ini jauh lebih menguras tenaga dibanding edisi sebelumnya.
"Tahun lalu kami kehilangan beberapa pemain, tahun-tahun sebelumnya kami juga kehilangan beberapa pemain karena terlalu intensif untuk dimainkan," ujarnya.
Igor juga menyoroti bertambahnya jumlah pertandingan karena adanya semifinal, final, hingga laga perebutan tempat ketiga.
"Kemudian mereka mengadakan laga semifinal dan final, sebagai pemanis, mereka mengadakan pertandingan perebutan tempat ketiga, yang mana satu-satunya ajang yang memainkan ini adalah Piala Dunia, ada juga perpanjangan waktu di pertandingan tersebut."
"Jadi, lihat nanti siapa yang akan bertahan, mari lihat setelah pertandingan berapa banyak pemainnya cedera," pungkasnya.
Meski kehilangan sejumlah pemain, Persib Bandung tetap bertekad menurunkan komposisi terbaik demi mengamankan tiket ke final Piala Presiden 2026.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (TribunJabar.com/Lutfi Ahmad Mauludin)