Duel Pincang Persebaya Vs Arema FC di Semifinal Piala Presiden 2026, Sama-sama Tanpa Striker Andalan
Eko Darmoko August 03, 2026 08:35 PM

SURYAMALANG.COM, GIANYAR - Laga Persebaya Surabaya vs Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026 akan menjadi ajang adu strategi dua pelatih.

Dua tim akan menjalani laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Selasa (4/8/2026), sama-sama tanpa striker asingnya.

Arema FC tanpa Gustavo Henrique yang mengalami cedera otot paha depan ketika menghadapi DPMM FC, laga penutup Grup B Piala Presiden 2026, Jumat (31/7/2026).

Absennya striker 26 tahun asal Brasil itu menjadi kerugian besar bagi Arema FC karena ia menjadi lumbung gol di Piala Presiden 2026.

Total lima gol yang Arema FC ciptakan dari tiga pertandingan Grup A, empat gol di antaranya dicetak Gustavo Henrique.

Sementara Persebaya Surabaya turun tanpa striker asingnya, Alex Martins, yang mengalami cedera ketika menghadapi Port FC (1/8/2026).

Alex Martins menyumbang satu gol dari tiga pertandingan Persebaya Grup B.

Pergerakan striker asal Brasil itu juga sering merepotkan pertahanan lawan.

Baca juga: Gustavo Henrique Cedera, Vinicius Diprediksi Jadi Andalan Arema FC Hadapi Persebaya di Semifinal

"Arema tim bagus, pemain-pemain yang bagus."

"Mereka memiliki persaingan yang ketat, di setiap posisi."

"Satu, dua pemain yang bisa bermain sangat bagus," kata Bernardo Tavares, pelatih Persebaya.

Ia yakin pelatih Arema FC sudah menyiapkan pengganti sepadan untuk mengisi posisi striker.

"Mereka tidak kehilangan pemain kunci dari musim lalu."

"Dan mereka membawa pemain-pemain bagus musim ini. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit," tambahnya.

Satu yang mulai pelatih asal Portugal itu siapkan adalah mencari opsi ideal di posisi striker.

Pemain yang berpeluang mengisi posisi tersebut adalah Yann Mabella.

Pemain asal Kongo itu memang bisa bermain di banyak posisi.

Namun, di banyak pertandingan Persebaya ia sering dimainkan sebagai penyerang sayap.

Hanya ketika menghadapi Port FC (1/8/2026), Yann Mabella main sebagai striker sejak awal.

Namun kemudian diganti awal babak kedua karena kurang maksimal.

Modal penting lain Persebaya Surabaya adalah mulai bisa mencetak gol dari permainan terbuka ketika menang 2-1 dari Port FC (1/8/2026), di mana sebelumnya sangat sulit.

"Tentu saja ada hal-hal baik yang kami sudah lakukan, tetapi juga hal-hal yang perlu kami ubah jika kami ingin menjadi tim yang lebih baik," tegas Bernardo Tavares.

Pemain Persebaya, Toni Firmansyah mengaku timnya sangat siap menatap partai final.

"Kami yakin menang karena tim memiliki persiapan bagus."

"Turnamen ini juga untuk mempersiapkan tim untuk musim depan," kata Toni Firmansyah.

Baca juga: Persiapan Mepet, Arema FC Tak Gentar Hadapi Persebaya pada Semifinal Piala Presiden 2026 di Bali

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.