TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aktivitas bongkar muat di kawasan industri pertambangan di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diwarnai insiden menegangkan.
Dump truk berukuran besar yang sarat muatan bijih (ore) nikel nyaris terperosok ke laut setelah ramp door (pintu rampa) dermaga mendadak ambruk, Minggu (2/8/2026) pagi.
Peristiwa bermula ketika truk tersebut melintasi jembatan penghubung atau ramp door yang membentang antara kapal tongkang dan dermaga (jetty).
Diduga tak mampu menahan beban, konstruksi ramp door tiba-tiba patah dan ambruk di tengah proses penyaluran muatan.
Hilangnya penyangga secara mendadak membuat kendaraan kehilangan keseimbangan dan terbalik di tepi landasan.
Baca juga: Menilik 10 Perusahaan Investasi Terbesar di Sulawesi Tenggara: Hilirisasi Nikel Kolaka dan Konawe
Kendati berada di ambang bahaya dan nyaris jatuh ke perairan, posisi truk tertahan struktur dermaga sehingga tidak sampai terjun bebas ke laut.
"Pengemudinya selamat, tidak apa-apa. Tapi kondisi mobilnya rusak parah," ujar B, seorang saksi mata di lokasi kejadian, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di tengah masyarakat, benturan keras akibat kecelakaan kerja tersebut mengakibatkan kabin truk ringsek berat.
Kaca bagian depan hancur berkeping-keping.
Beruntung, sang pengemudi berhasil menyelamatkan diri dari maut meski harus mengalami trauma akibat insiden kritis tersebut.
Baca juga: Curhat Mahasiswa Magang Perusahaan Nikel Morosi Konawe, Insentif Dihapus, Beban Kerja Bak Karyawan
Sementara itu, manajemen PT VDNI belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan kerja yang menimpa fasilitas vital di area pelabuhan khusus industri tersebut.
Jarak lokasi kejadian dengan Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sekira 28,4 kilometer (km), waktu tempuh 46 menit berkendara. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)