Persebaya Vs Arema FC, Duel Tim Tanpa Striker Asing, Bernardo Tavares Bakal Siapkan Strategi Khusus
Januar August 03, 2026 09:14 PM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COMO, SURABAYA - Derby Jatim dalam Piala Presiden 2026 antara Persebaya vs Arema FC memang layak ditunggu.

Laga Persebaya Vs Arema FC, semifinal Piala Presiden 2026 akan menjadi ajang adu strategi dua pelatih.

Pasalnya, dua tim akan menjalani laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali Selasa (4/8/2026) sore, sama-sama tanpa striker asingnya.

Arema FC tanpa Gustavo Henrique yang mengalami cedera otot paha depan ketika menghadapi DPMM FC, laga penutup Grup B Piala Presiden 2026, Jumat (31/7/2026).

Baca juga: Gustavo Henrique Cedera, Joel Vinicius Kini Jadi Andalan Arema FC Hadapi Persebaya di Piala Presiden

Absennya striker 26 tahun asal Brasil itu menjadi kerugian besar bagi Arema FC. Karena ia menjadi lumbung gol di Piala Presiden 2026.

Total lima gol yang Arema FC ciptakan dari tiga pertandingan Grup A, empat gol diantaranya dicetak Gustavo Henrique.

Sementara Persebaya, turun tanpa striker asingnya Alex Martins yang mengalami cedera ketika menghadapi Port FC (1/8/2026).

Alex Martins menyumbang satu gol dari tiga pertandingan Persebaya Grup B. Pergerakan striker asal Brasil itu juga sering merepotkan pertahanan lawan.

"Arema tim bagus, pemain-pemain yang bagus. Mereka memiliki persaingan yang ketat, di setiap posisi. Satu, dua pemain yang bisa bermain sangat bagus," kata Bernardo Tavares, pelatih Persebaya.

Ia yakin pelatih Arema FC sudah menyiapkan pengganti sepadan untuk mengisi posisi striker.

"Mereka tidak kehilangan pemain kunci dari musim lalu. Dan mereka membawa pemain-pemain bagus musim ini. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit," tambahnya.

Satu yang mulai pelatih asal Portugal itu siapkan adalah mencari opsi ideal di posisi striker.

Pemain yang berpeluang mengisi posisi tersebut adalah Yann Mabella. Pemain asal Kongo itu memang bisa bermain di banyak posisi.

Namun, di banyak pertandingan Persebaya ia sering dimainkan sebagai penyerang sayap.

Hanya ketika menghadapi Port FC (1/8/2026), Yann Mabella main sebagai striker sejak awal. Namun kemudian diganti awal babak kedua karena kurang maksimal.

Modal penting lain Persebaya adalah mulai bisa mencetak gol dari permainan terbuka ketika menang 2-1 dari Port FC (1/8/2026), dimana sebelumnya sangat sulit.

"Tentu saja ada hal-hal baik yang kami sudah lakukan, tetapi juga hal-hal yang perlu kami ubah jika kami ingin menjadi tim yang lebih baik," tegas Bernardo Tavares.

Pemain Persebaya, Toni Firmansyah mengaku timnya sangat siap menatap partai final.

"Kami yakin menang karena tim memiliki persiapan bagus. Turnamen ini juga untuk mempersiapkan tim untuk musim depan," kata Toni Firmansyah.


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.