Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi yang terbaik dalam capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan meraih penghargaan IKD Dukcapil Prima Award dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai aktivasi terbaik dan tertinggi secara nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin.

Penghargaan tersebut diberikan karena komitmen, kerja keras serta inovasi dalam mendukung percepatan transformasi digital layanan administrasi kependudukan.

Sudin Dukcapil Kabupaten Kepulauan Seribu menduduki peringkat pertama atas capaian IKD tertinggi, dilanjutkan dengan Kabupaten Wonogiri pada peringkat kedua, dan Kota Magelang pada peringkat ketiga.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan data penduduk Indonesia semester I tahun 2026, cut off 27 Juli 2026, sebanyak 290.125.073.

"Masyarakat Indonesia data terlengkapnya ada di Dukcapil karena di dalamnya ada face recognition, iris mata, finger print sidik jari data kelahiran, domisili, status pekerjaan dan lainnya sudah terdata dalam sistem milik Ditjen Dukcapil Kemendagri yang kerahasiaanya dilindungi," kata Tito.

Dia mengatakan saat ini, di era digital, semuanya serba cepat sehingga harus berhati-hati dan tidak boleh bermain-main, terutama saat update di media sosial.

“Kami punya data yang memiliki double backup data (Jakarta dan Batam) dengan security system yang kuat baik serta bandwidth yang besar,” ujar Tito.

Sementara itu, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mengatakan tema Rakornas tahun ini, yaitu “NIK dan Digital ID sebagai pondasi digital publik insfrastructure dalam mendukung transformasi digital pemerintah".

Kemendagri, kata dia, melakukan transformasi digital melalui pemanfaatan data kependudukan berbasis NIK untuk memperkuat koordinasi dan komitmen seluruh daerah, khususnya Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten se- Indonesia dalam mendukung pencapaian target program strategis Nasional.

"Kami juga membahas sejumlah agenda strategis, seperti digitalisasi bansos, penguatan Digital Public Infrastructure, Government Technology, pembahasan RUU (Rancangan Undang-Undang) Administrasi Kependudukan, sinkronisasi target Indeks Kualitas Layanan, penguatan tata kelola, serta perluasan pemanfaatan data kependudukan," papar Teguh.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui Sudin Dukcapil mencatat 74 persen warga mereka telah mengantongi IKD, baik berupa Kartu Tanpa Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK) dalam bentuk digital.

“Saat ini, kepemilikan IKD warga Kepulauan seribu sebesar 74 persen dari 21.0345 warga wajib KTP di kabupaten tersebut,” kata Kepala Seksi Data Informasi dan Pengawasan Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu Angga Noviar di Jakarta, Jumat (31/7).

Dia mengatakan warga yang memiliki IKD di Kecamatan Seribu Utara sebanyak 12.251 jiwa, sedangkan di Kecamatan Seribu Selatan sebesar 8.784 jiwa.

Secara nasional, sampai dengan saat ini, Sudin Dukcapil Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi yang terbaik berdasarkan cakupan kepemilikan IKD.

“Dilanjutkan oleh Kabupaten Wonogiri, serta peringkat ketiga dari Kota Magelang,” ungkap Angga.