TRIBUNMANADO.CO.ID - BOLMONG - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), merilis jumlah penanganan kebakaran yang terjadi selama tahun 2026.
Di mana dari total 25 kasus kebakaran, 5 di antaranya adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lima kasus kebakaran karhutla tersebut diatas mulai terjadi di bulan Juli 2026.
Kasat Pol PP dan Damkar Bolmong Zulfadli Binol dalam penjelasannya mengatakan saat ini Karhutla paling sulit untuk ditebak.
"Kondisi saat ini kemarau, dan kebiasaan warga membakar lahan untuk berkebun sulit diprediksi akhirnya karhutla terjadi meski sosialisasi bahayanya sudah banyak dilakukan," ucapnya Senin (03/08/2026).
Baca juga: Pasar Inobonto Bolmong Sulut Terbakar, BPBD Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran, Kerugian Sekitar Rp2 M
Selain karhutla, Damkar Bolmong juga menangani puluhan kebakaran rumah warga yang ada di Bolmong.
"Dengan insiden ini dan personil serta unit yang ada kurang, kami tetap berusaha hadir saat mendapat laporan," ucapnya.
Bila dari total insiden kebakaran tersebut ada yang terlambat kebanyakan karena laporan yang lambat masuk ke pihaknya.
"Biasanya laporan yang masuk lama, atau seperti kemarin di pasar Inobonto, unit damkar kami mengalami trouble karena baru selesai penanganan karhutla," tandasnya.
Kebakaran terjadi di Pasar Inobonto, Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang, Bolmong) terjadi pada Minggu (02/08/2026) kemarin.
Puluhan lapak pedagang dan ruko habis dilalap api.
Berdasarkan laporan awal pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana (Pusdalops), BPBD Bolmong, kebakaran terjadi pukul 14.50 Wita.
Dugaan penyebab kebakaran dipicu akibat korsleting arus pendek listrik.
Kepala pelaksana BPBD Bolmong Chandra Mokoginta mengatakan bahwa material bangunan yang mudah terbakar serta angin kencang juga menambah parahnya situasi kebakaran di pasar Inobonto ini.
"Dugaan awalnya karena korsleting arus pendek listrik, ditambah bangunan yang mudah terbakar dan angin kencang, kerugian ditaksir sekitar Rp 1,5 - 2 Miliar," ucapnya saat dihubungi via WhatsApp.
Baca juga: Dugaan Penyebab Kebakaran di Pasar Inobonto Bolmong Sulut, Pihak BPBD Beri Penjelasan
Dua pekan sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di perkebunan Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang pada Minggu (19/07/2026).
Tim gabungan BPBD Bolmong dibantu TNI/Polri dan beberapa instansi terkait terlibat dalam proses pemadaman.
Tim gabungan melakukan pemasangan tandon atau penampungan air untuk proses pemadaman karhutla.
Chandra Mokoginta mengatakan bahwa sejak siang tadi hingga kini sudah sekitar 8 hektare lahan terbakar.
Berdasarkan visual yang diterima tim Tribun Manado dari BPBD Bolmong, ada titik lahan yang masih terbakar hingga Minggu malam.
Adapun Kecamatan Inobonto ke Lolak, ibu kota Kabupaten Bolmong, berjarak 18,9 kilometer.
Perjalanan darat memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit menggunakan kendaraan dengan melewati jalan utama Jl. Trans Sulawesi yang menyusuri area pesisir pantai utara. (pin)
Baca juga: Karhutla di Inobonto Sudah Sepenuhnya Padam, Tim Gabungan BPBD Bolmong Sediakan Tandon Air