Tercoreng di Kandang, Timnas Indonesia Beri Vietnam Rekor Kemenangan Tandang Terbesar
Bonifasius Anggit Putra Pratama August 04, 2026 02:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Timnas Vietnam sedang melakukan selebrasi seusai mencetak gol dalam laga lanjutan babak penyisihan grup A Piala AFF 2026 melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam.

BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia memberi Timnas Vietnam rekor kemenangan tandang terbesar sepanjang sejarah lawan saat Tim Merah Putih tercoreng di kandang sendiri usai dibantai 0-3 pada lanjutan ASEAN Championship 2026.

Kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Vietnam di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026) malam WIB pada laga ketiga Piala ASEAN Championship 2026 menjadi tamparan keras bagi publik sepak bola Tanah Air.

Tiga gol bersarang di gawang Nadeo Argawinata masing-masing dicetak oleh Nguyen Van Vi (menit ke-6), Nguyen Hai Long (15'), dan Nguyen Xuan Son (71').

Hasil buruk 0-3 tersebut resmi mencatatkan rekor baru sebagai kekalahan kandang terbesar yang pernah dialami Timnas Indonesia saat menjamu Skuad Bintang Emas di rumah sendiri.

Kekalahan menyakitkan ini sekaligus memutus tren positif Garuda yang sebelumnya sempat mendominasi rival Asia Tenggara tersebut dalam beberapa bentrokan terakhir.

Jika menengok catatan historis sejak duel perdana pada 1991, kedua negara kini sudah bertemu sebanyak 32 kali di berbagai ajang resmi internasional.

Rekor head-to-head kedua tim terbilang sangat sengit dengan Indonesia mengoleksi 11 kemenangan, sementara Vietnam membuntut tipis lewat 10 kemenangan dan 11 laga sisa berakhir imbang.

Urusan produktivitas gol pun beda tipis dengan Timnas Indonesia membukukan 36 gol sedangkan armada Vietnam sudah mengemas total 39 gol ke gawang Garuda.

Khusus laga tandang kali ini, hasil di Stadion Pakansari menjadi pencapaian terhebat dalam sejarah sepak bola Vietnam karena berhasil menang tiga gol tanpa balas di kandang Indonesia.

Dikutip dari Vietnam.vn, generasi emas Timnas Vietnam yang dihuni Hai Long, Xuan Son, hingga Hoang Duc sukses melampaui rekor senior terdahulu seperti Huynh Duc maupun Cong Vinh.

Kemenangan ini terasa makin manis bagi pelatih Kim Sang-sik karena sukses membalaskan dendam dari kekalahan telak 0-3 Vietnam dari Indonesia di Stadion My Dinh pada Maret 2024 lalu.

Sebelum hasil laga ini, Vietnam tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan saja dari 10 kunjungan terakhir mereka ke markas Timnas Indonesia.

Satu-satunya kemenangan tandang Vietnam sebelumnya terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2019 saat membekuk Indonesia 3-1 di Bali ketika sepak bola nasional sedang mengalami masa transisi.

Secara nilai pasar berdasarkan data Transfermarkt untuk skuad di ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia sebenarnya unggul dengan total harga pasaran mencapai 9,43 juta euro.

Sebaliknya, total nilai pasar skuad Vietnam hanya berada di kisaran 6,63 juta euro.

Meskipun kalah jauh dari segi harga pasaran pemain, kolektivitas permainan anak asuh Kim Sang-sik terbukti mampu meredam agresi para pemain mahal Indonesia.

Kekalahan di Pakansari ini menjadi sinyal bahaya serius bagi perjalanan pasukan John Herdman di babak penyisihan grup Piala ASEAN 2026.

Lini belakang Garuda yang absen diperkuat beberapa pilar utama terlihat kedodoran menahan serangan balik cepat yang dirancang duet Hai Long dan Xuan Son.

Permainan keras dan intensitas tinggi di lini tengah yang diperagakan Vietnam membuat alur bola Timnas Indonesia kerap terhenti sebelum memasuki area sepertiga akhir lawan.

Kekalahan kandang ini menuntut tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema taktik dan rotasi pemain sebelum melakoni laga berikutnya.

Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Pakansari nyatanya belum cukup untuk mendongkrak performa Tim Garuda yang tampil kurang menggigit sepanjang 90 menit pertandingan.

Perjuangan untuk lolos ke babak semifinal ASEAN Championship 2026 ini menjadi makin berat karena Indonesia wajib menyapu bersih poin di sisa pertandingan tersisa.

Mau tidak mau Thom Haye dkk. wajib menang menghadapi Singapura pada laga terakhirnya di Grup A.

Duel penentu nasib Indonesia itu bakal tersaji di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.