TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan negaranya siap memasok 36 kendaraan taktis untuk korps Marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal itu bagian dari upaya kerjasama pertahanan Indonesia-Thailand.
Hal itu disampaikan PM Anutin dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto usai keduanya menggelar pertemuan bilateral didampingi delegasi masing-masing di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (3/8/2026).
"Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan. Thailand siap memasok 36 unit kendaraan lapis baja amfibi beroda ATAV (All Terrain Assault Vehicle) untuk Korps Marinir Indonesia," kata PM Anutin.
Menurutnya Rantis tersebut saat ini aktif digunakan tentara Thailand.
Tidak hanya memasok Rantis, sebagai upaya perluasan kerjasama pertahanan kedua negara, tentara Thailand juga kata PM Anutin siap untuk menggelar latihan bersama dengan TNI.
“Saya sangat senang mengetahui bahwa bapak presiden pernah berlatih bersama pasukan khusus Thailand saat anda bertugas di pasukan khusus Indonesia. Saya juga gembira bahwa pertemuan komite tingkat tinggi antara dua negara telah berlangsung sukses di Bankok Februari tahun ini," katanya.
Sebelumnya Presiden Prabowo mengatakan bahwa antara Indonesia dengan Thailand harus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan. Diantaranya menggelar latihan rutin dan pertukaran perwira.
"Menurut pendapat saya kita harus meningkatkan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antar kedua angkatan pertahanan kita. Kita harus meningkatkan pertukaran perwira kita dalam pelatihan dan pendidikan," pungkasnya.