SURYA.co.id, KEDIRI – Di tengah euforia pramusim yang kerap diukur dari kemenangan dalam laga uji coba, Persik Kediri memilih jalan berbeda.
Tim berjuluk Macan Putih itu lebih memprioritaskan membangun fondasi permainan, menyatukan visi, dan memperkuat chemistry antarpemain sebagai bekal menghadapi Liga musim 2026/2027.
Komitmen itu diwujudkan melalui pemusatan latihan (training camp) selama sepekan di Solo, Jawa Tengah.
Selama agenda tersebut, para pemain menjalani program latihan intensif yang berfokus pada peningkatan kondisi fisik, pematangan taktik, hingga membangun kekompakan tim.
Sport Director Persik Kediri, Razzi Taruna, mengatakan training camp menjadi tahapan penting dalam proses pembentukan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.
Baca juga: Tinggalkan Persebaya, Andhika Ramadhani Resmi Dikenalkan sebagai Kiper Persik Kediri
Menurutnya, tim pelatih tidak hanya mengevaluasi perkembangan individu pemain, tetapi juga berupaya menyamakan visi dan karakter bermain seluruh anggota tim.
"Pemusatan latihan ini merupakan bagian dari proses pembentukan tim. Kami ingin melihat aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan sekaligus memastikan seluruh pemain memiliki visi yang sama dalam menjalankan permainan," ujar Razzi, Selasa (4/8/2026).
Selama berada di Solo, intensitas latihan ditingkatkan secara bertahap. Program yang disusun tim pelatih dirancang untuk membangun kesiapan fisik sekaligus mengasah penerapan strategi yang akan digunakan sepanjang musim.
"Dalam proses ini, intensitas latihan akan terus kami tingkatkan secara bertahap agar tim semakin siap menghadapi kompetisi," katanya.
Sebagai bagian dari training camp, Persik juga menggelar latihan bersama menghadapi PSIS Semarang.
Namun, pertandingan tersebut bukan dijadikan tolok ukur utama keberhasilan tim.
Menurut Razzi, agenda itu lebih difungsikan sebagai ruang evaluasi untuk melihat perkembangan permainan setelah para pemain menjalani latihan intensif.
"Latihan bersama ini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi skuad Persik musim 2026/2027. Fokus kami bukan mengejar hasil akhir, tetapi melihat perkembangan permainan dan kekompakan tim," jelasnya.
Dalam sesi latihan bersama tersebut, pelatih Marcos Reina Torres memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain, baik rekrutan baru maupun pemain lama.
Langkah itu dilakukan agar seluruh anggota skuad memperoleh menit bermain yang cukup sekaligus mempercepat proses adaptasi dan pembentukan chemistry sebelum Persik Kediri memulai persaingan di Liga musim 2026/2027.