POS-KUPANG.COM -- Harga emas masih saja turun naik dalam beberapa hari ini ini.
Kini, cek Harga emas hari ini, Senin (3/8/2026), bergerak menguat di pasar domestik.
Kenaikan terjadi pada harga emas Antam di Logam Mulia maupun emas Antam yang dipasarkan Pegadaian, sementara harga emas Galeri 24 dan UBS masih stabil.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, Senin (3/8/2026) pukul 08.30 WIB, harga emas Antam per gram naik Rp 7.000 menjadi Rp 2.610.000 dari sebelumnya Rp 2.603.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback emas Antam juga meningkat Rp 11.000 menjadi Rp 2.379.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.368.000 per gram.
Di sisi lain, harga emas Pegadaian pada pembaruan Senin (3/8/2026) siang menunjukkan pergerakan yang bervariasi.
Baca juga: Cek Harga Emas Antam Hari Ini 4 Agustus 2026, Simak Beli atau Jual
Jadi Faktor Utama Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram masih bertahan di level Rp 2.573.000 per gram.
Sementara itu, harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian naik Rp 7.000 menjadi Rp 2.715.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.708.000.
Adapun harga emas UBS ukuran 1 gram tidak mengalami perubahan dan tetap dibanderol Rp 2.586.000 per gram.
Untuk harga buyback di Pegadaian, belum terdapat perubahan pada pembaruan siang ini.
Harga buyback emas Galeri 24 ukuran 1 gram masih sebesar Rp 2.413.000. Sementara itu, harga buyback emas Antam dan UBS ukuran 1 gram juga tetap berada di level Rp 2.406.000.
Harga emas hari ini 3 Agustus 2026 Berikut perincian harga emas Antam Logam Mulia, Galeri 24, Antam Pegadaian, dan UBS per Senin (3/8/2026).
Harga emas Antam Logam Mulia hari ini
Harga emas Galeri 24 hari ini
Baca juga: Cek Harga Emas Antam Hari Ini 4 Agustus 2026, Simak Beli atau Jual
Harga emas Antam hari ini di Pegadaian
Harga emas UBS hari ini
Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 4.067,06 dollar AS per ons.
Sementara itu, harga emas berjangka AS menguat 0,9 persen menjadi 4.065,60 dollar AS per ons.
Trump pada Sabtu (1/8/2026) menyampaikan melalui platform Truth Social bahwa Iran dan sejumlah negara di Timur
Tengah meminta waktu untuk menyelesaikan kesepakatan. Hal itu diharapkan dapat membuka kembali Selat Hormuz secara penuh sekaligus mengakhiri ancaman nuklir Iran.
Perkembangan tersebut mendorong harga minyak dunia turun lebih dari 5 dollar AS per barrel pada pembukaan perdagangan Senin.
Sebelumnya, sejak konflik AS-Iran meningkat, harga emas sempat berada di bawah tekanan.
Lonjakan harga minyak akibat konflik memicu kekhawatiran inflasi yang berpotensi mendorong bank sentral menaikkan suku bunga.
Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven), daya tariknya cenderung berkurang ketika suku bunga tinggi karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, perhatian investor masih tertuju pada arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Tiga pejabat The Fed yang berbeda pendapat dalam rapat kebijakan pekan lalu kembali mengingatkan bahwa inflasi berpotensi bertahan di atas target 2 persen apabila suku bunga tidak segera dinaikkan. Pelaku
pasar juga akan mencermati serangkaian data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan rilis pekan ini.
Data tersebut meliputi lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, klaim tunjangan pengangguran mingguan, hingga laporan nonfarm payrolls yang menjadi salah satu acuan arah kebijakan The Fed.
Sementara itu, logam mulia lainnya turut menguat. Harga perak spot naik 0,7 persen menjadi 58,02 dollar AS per ons, platinum menguat 0,7 persen menjadi 1.653,78 dollar AS per ons, sedangkan palladium naik 1,5 persen menjadi 1.293,00 dollar AS per ons. *