Polres Mamuju Tengah Kirim Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Abd Rahman August 04, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Musim kemarau panjang melanda Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. 

Menanggapi hal tersebut, Polres Mamuju Tengah melalui Satuan Binmas (Satbinmas) terus menggencarkan pendistribusian air bersih hingga ke pelosok desa terdampak.

Kasat Binmas Polres Mamuju Tengah, Iptu Yosep Herman, mengatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih selama sepekan terakhir sejak kekeringan mulai melanda.

Baca juga: Asyik Nongkrong di Alun-Alun Lampa, Remaja 15 Tahun di Polman Dibusur, Pelaku Kabur

Baca juga: Lirik dan Kunci Gitar Lagu Keroncong "Kupasrahkan Padamu- Dian Piesesha"

Setiap harinya, petugas mendistribusikan 4 hingga 5 tandon air dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter.

Air tersebut diambil dari UPTD Air bersih Mamuju Tengah.

"Selama masyarakat kesulitan mendapat pasokan air sepanjang musim kemarau ini, kami akan terus menyalurkan secara berkelanjutan," tegas Yosep Herman saat ditemui di kawasan perumahan Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Selasa (4/8/2026).

Diantara lokasi sasaran pendistribusian adalah Dusun Balata Tomene, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo tepatnya di kawasan Ponpes As-sunah, BTN Topoyo Indah Residence dan lingkungan sekolah.

"Hari ini, kami salurkan tiga titik, namun personel lain juga mengerahkan pendistribusian di sejumlah titik-titik terdampak," jelasnya.

Petugas menggunakan kendaraan dinas Polri membawa satu tandon air berkapasitas besar. 

Air kemudian disalurkan menggunakan selang ke berbagai wadah yang telah disiapkan warga, seperti jerigen, baskom, dan ember.

Masyarakat setempat tampak antusias menyambut kedatangan petugas. 

Seorang warga BTN Topoyo Indah Residence bernama Megawati merasa bersyukur.

"Terimakasih atas bantuannya pak, karena sudah beberapa hari ini kami kekeringan," ucapnya dengan nada lega.

Setidaknya terdapat 18 desa yang saat ini terdampak kekeringan di lima kecamatan, dengan rincian sebagai berikut:

Kecamatan Pangale:

1. Desa Pololereng
2. Desa Sartanamaju
3. Desa Polo Pangale
4. Desa Kuo

Kecamatan Budong-budong:

1. Desa Salugatta
2. Desa Pontanakyyang
3. Desa Tinali
4. Desa Babana

Kecamatan Topoyo:

1. Desa Kabubu
2. Desa Paraili
3. Desa Salupangkang
4. Desa Topoyo

Kecamatan Tobadak:

1. Desa Tobadak
2. Desa Saluadak
3. Desa Sejati
4. Desa Palongaan
Kecamatan Karossa:
1. Desa Karossa
2. Desa Kayu Calla. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.