Hendak Tawuran, 2 Kelompok Gangster di Parung Bogor Langsung Kabur Saat Polisi Datang
Ardhi Sanjaya August 04, 2026 12:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Polisi berhasil menggagalkan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Senin (3/8/2026) malam.

Hal itu berawal dari adanya informasi masyarakat melalui grup WhatsApp mengenai adanya sekelompok remaja yang diduga merupakan kelompok gangster bergerak dari arah perbatasan Depok-Parung menuju wilayah Parung dengan membawa senjata tajam.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah yang mendapatkan informasi tersebut pun langsung memerintahkan anggotanya untuk menindaklanjuti dengan melakukan antisipasi dan penyisiran di jalur yang diperkirakan akan dilalui rombongan tersebut.

Saat melakukan patroli dan penyisiran di Jalan Raya Parung-Lebakwangi, tepatnya di depan McDonald’s, Desa Pemagarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, petugas mendapati sekitar 50 unit sepeda motor yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

Namun saat kedua kelompok tersebut akan memulai bentrokan, mobil patroli datang tepat waktu dan kerumunan tawuran itupun bubar seketika. 

"Melihat kedatangan petugas kepolisian, kelompok tersebut langsung membubarkan diri dan melarikan diri ke berbagai arah," ujar Kompol Maman Firmansyah, Selasa (4/8/2026).

Personel Polsek Parung kemudian melakukan pengejaran dan penyisiran hingga ke wilayah Pengasinan guna memastikan tidak ada lagi kelompok yang berkumpul maupun berpotensi melakukan aksi tawuran.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diduga ditinggalkan oleh salah satu peserta kelompok tersebut. 

Kendaraan tersebut selanjutnya diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan.

Di samping itu, ia mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan adanya potensi gangguan kamtibmas. 

"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal maupun aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat," katanya.

Pihak kepolisian pun mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari dan penggunaan media sosial, sehingga tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun kenakalan remaja lainnya.

Polsek Parung juga akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, memperkuat koordinasi dengan Polsek jajaran perbatasan, serta melakukan patroli siber untuk memantau aktivitas kelompok yang diduga mengatur aksi tawuran melalui media sosial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.