Tangis Junaina kepada Bupati Askolani, Janda Satu Anak yang Jadi Korban Kebakaran di Banyuasin
Welly Hadinata August 04, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Tangis haru menyelimuti Junaina, warga Jalan Boom Berlian, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Janda yang menjadi korban kebakaran pada 15 Juli 2026 itu akhirnya kembali memiliki rumah setelah dibangun ulang melalui program gotong royong Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Rumah yang sebelumnya hangus dilalap api kini hampir rampung dikerjakan. Junaina tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Banyuasin, Dr H Askolani.

"Terimo kasih Pak Bupati, rumah aku sudah ado lagi dan lebih bagus sekarang. Terimo kasih," ujar Junaina sambil meneteskan air mata saat menerima kunjungan Bupati Banyuasin, Selasa (4/8/2026).

Sejak rumahnya terbakar, Junaina bersama anaknya terpaksa tinggal sementara di rumah kerabat yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Bupati Banyuasin Dr H Askolani didampingi Ketua TP PKK Banyuasin Nabila Askolani Putri serta Kepala Dinas PUPR Moh Riyan Adi Saputra meninjau langsung progres pembangunan rumah tersebut.

Askolani mengatakan pembangunan rumah korban kebakaran dilakukan melalui semangat gotong royong sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.

"Alhamdulillah, rumah Ibu Junaina hampir rampung dibangun. Pembangunan rumah korban kebakaran ini dilakukan secara gotong royong sehingga dalam waktu dekat sudah bisa ditempati kembali," kata Askolani.

Ia menjelaskan rumah yang sebelumnya berbahan kayu kini dibangun menggunakan konstruksi permanen sehingga lebih kokoh dan aman untuk dihuni.

"Kalau sebelumnya berdiri dari kayu, sekarang sudah dibuat dari batu. Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa berkah bagi Ibu Junaina dan anaknya," ujarnya.

Menurut Askolani, pembangunan kembali rumah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Banyuasin dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana sekaligus meringankan beban korban kebakaran.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang rawan memicu insiden kebakaran.

"Saya juga meminta setiap OPD dan pihak terkait untuk terus memperhatikan kondisi masyarakat sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mengintensifkan sosialisasi mengenai bahaya kebakaran," tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.