Upaya polisi di sini harus didukung terus oleh kita semua, seluruh elemen masyarakat, termasuk kami di Komisi III
Banjarbaru (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyatakan dukungan terhadap upaya Polda Kalimantan Selatan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkoba di provinsi tersebut.
"Upaya polisi di sini harus didukung terus oleh kita semua, seluruh elemen masyarakat, termasuk kami di Komisi III," kata Habib Aboe Bakar di Banjarbaru, Selasa.
Ia menilai Kalimantan Selatan rentan terhadap peredaran narkotika, terutama sabu-sabu dan ekstasi, yang tercermin dari besarnya barang bukti yang berhasil disita aparat penegak hukum.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak bersinergi membantu Polda Kalimantan Selatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengungkap dan menangkap para pelaku peredaran narkoba.
"Kalsel ini daerah ulama, banyak masjid, tapi narkobanya, masya Allah, patut diwaspadai, maka jangan main-main," katanya.
Habib Aboe Bakar juga mengingatkan jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan agar terus menjaga dan meningkatkan kinerja dalam memberantas peredaran narkoba.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono atas kepemimpinan yang dinilai mampu mengoptimalkan kinerja personel di lapangan.
"Tetap semangat menjaga benteng pertahanan bangsa. Mari kita jaga Banua tetap aman dan bersih dari narkoba," ujarnya.
Menurut dia, narkoba merupakan musuh bersama dan ancaman nyata bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, setiap upaya pemberantasan narkoba perlu mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.
Habib Aboe Bakar menghadiri pemusnahan barang bukti berupa 172,4 kilogram sabu-sabu dan 556 butir ekstasi hasil sitaan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan dari pengungkapan kasus selama periode 24 Mei hingga 21 Juli 2026.





