TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong, Dinas Kesehatan Kota Sorong serta Tim Audit Investigasi mengaktifkan kembali pelayanan Rumah Sakit Maleo pada Selasa (4/8/2026), setelah sebelumnya ditutup sementara.
Pengoperasionalan kembali rumah sakit dilakukan setelah Dinas Kesehatan Kota Sorong menyelesaikan audit investigasi yang dilaksanakan secara independen, objektif, dan berbasis bukti.
Hasil audit tersebut menjadi dasar penyusunan sejumlah rekomendasi perbaikan yang telah ditindaklanjuti oleh manajemen Rumah Sakit Maleo.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, mengatakan pembukaan kembali pelayanan RS Maleo bukan sekadar mengaktifkan operasional rumah sakit, tetapi menjadi momentum untuk membangun komitmen baru dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
“Hari ini, Selasa, 4 Agustus 2026, bukan sekadar dibukanya kembali operasional Rumah Sakit Maleo. Hari ini merupakan awal dari komitmen baru untuk terus belajar dari setiap pengalaman, memperbaiki setiap kekurangan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat budaya keselamatan pasien, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Sorong,” ujar Jemima saat konferensi pers di Ruang Anggrek.
Baca juga: Pansus DPR Kota Sorong Ungkap 5 Temuan Kelalaian di RS Maleo: Rekomendasikan Audit Menyeluruh
Ia menegaskan, setiap rekomendasi hasil audit harus dijadikan pijakan dalam membangun budaya kerja yang lebih baik di lingkungan rumah sakit.
“Evaluasi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang semakin bermutu,” katanya.
Jemima juga mengajak masyarakat untuk kembali membangun kepercayaan terhadap pelayanan Rumah Sakit Maleo.
Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui pelayanan yang profesional, transparan, bertanggung jawab, dan mengedepankan empati kepada pasien.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata, pelayanan yang profesional, transparan, bertanggung jawab, dan penuh empati. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal untuk melangkah bersama, memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Sorong,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Maleo, bdr. Irene Dawenan, menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit Investigasi Dinas Kesehatan Kota Sorong dan seluruh pihak yang telah mendampingi proses evaluasi hingga pelayanan rumah sakit kembali dibuka.
Baca juga: Laporan Polisi terhadap RS Maleo Kota Sorong Dicabut, Ibunda Zivana: Kami Ikhlas
Menurutnya, penutupan sementara selama kurang lebih dua pekan menjadi pengalaman berharga bagi manajemen rumah sakit untuk melakukan pembenahan.
“Proses yang dilalui cukup panjang. Sekitar dua minggu lalu rumah sakit disegel dan pelayanan ditutup sementara. Hari ini rumah sakit resmi dibuka kembali. Semoga pembelajaran ini menjadi bekal untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya,” kata Irene.
Ia berharap Dinas Kesehatan Kota Sorong terus memberikan pendampingan dan pengawasan agar proses perbaikan pelayanan berjalan secara berkelanjutan.
“Saya berharap pembelajaran ini bukan hanya untuk Rumah Sakit Maleo, tetapi juga bagi rumah sakit lainnya. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat se-Sorong Raya,” tutupnya.(tribunsorong.com/Ismail Saleh)