Liga Aspal Tergusur dari Lahan KAI, Gubernur Pramono Siapkan Lapangan Pengganti untuk Anak Jakarta
Ferdinand Waskita Suryacahya August 04, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan lapangan di RPTRA Borobudur sebagai lokasi alternatif bagi Liga Aspal setelah aktivitas mereka di lahan milik PT KAI tidak lagi diperbolehkan.

Pramono mengatakan, keputusan PT KAI harus dihormati karena lahan tersebut memang berada di bawah kewenangan perusahaan pelat merah itu.

Namun di sisi lain, anak-anak Jakarta tetap membutuhkan ruang untik berolahraga dan mengembangkan bakat sepak bola mereka.

“Ini kan kewenangan sepenuhnya sebenarnya di KAI. Saya sangat menghormati apa yang menjadi kebijakan KAI,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Anak-anak Jakarta Tetap Harus Punya Lapangan

Meski menghormati kebijakan PT KAI, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta tidak akan membiarkan kegiatan Liga Aspal berhenti hanya karena kehilangan lokasi bermain.

Karena itu, ia telah memutuskan untuk menyempurnakan fasilitas olahraga di RPTRA Borobudur agar bisa dimanfaatkan oleh para peserta Liga Aspal.

“Tetapi bagaimanapun anak-anak di Jakarta ini kan juga butuh sarana untuk olahraga. Maka saya sudah memutuskan untuk RPTRA Borobudur maupun lapangan sepak bola Borobudur yang tidak jauh dari tempat itu kami akan sempurnakan, akan kami izinkan digunakan kalau memang Liga Aspal tidak bisa digunakan lagi mereka bisa memakai lapangan itu,” ujarnya.

Jakarta Punya 47 Lapangan Sepak Bola

Pramono mengungkapkan, saat ini Jakarta memiliki sekitar 47 fasilitas lapangan sepak bola yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya merupakan stadion, sedangkan sisanya adalah lapangan yang digunakan masyarakat.

“Saudara-saudara sekalian, di Jakarta sekarang ini kurang lebih ada 47 fasilitas lapangan bola. Dari 47 itu, 14 yang berupa stadion, sisanya kurang lebih 33 yang lapangan yang ada di masyarakat,” ucapnya.

Ia pun telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kualitas sejumlah lapangan agar semakin nyaman digunakan masyarakat.

“Beberapa saya sudah perintahkan untuk dilakukan penyempurnaan supaya masyarakat akan lebih mudah untuk bisa berolahraga,” kata Pramono.

Borobudur Jadi Solusi Sementara Liga Aspal

Secara khusus, Pramono menegaskan lapangan Borobudur akan menjadi solusi sementara agar kompetisi dan pembinaan sepak bola usia dini melalui Liga Aspal tetap berjalan.

“Secara khusus untuk yang di Liga Aspal, karena memang KAI sudah memutuskan itu, maka salah satu alternatif yang kami lakukan adalah menggunakan RPTRA Borobudur atau lapangan Borobudur boleh digunakan untuk Liga Aspal tadi,” tuturnya.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Pelopor Liga Aspal Yakin Persija Tumbangkan Persib di Semifinal Piala Presiden: 1-0 Aja

  • Baca juga: Laga Hidup Mati Lawan Vietnam, Pelopor Liga Aspal Yakin Timnas Indonesia Lolos Semifinal AFF 2026

  • Baca juga: Warga Menteng: Liga Aspal Lahir karena Tak Dapat Izin Gelar Turnamen Bola di Lahan KAI

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.