73 Juta Orang Sudah CKG hingga Juli 2026, Lampaui Capaian Tahun Lalu
Benedikta Desideria August 04, 2026 06:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (kemenkes) mengungkapkan sudah 73 juta orang melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 1 Januari - 31 Juli 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian pada 2025.

"Angka ini lebih tinggi daripada capaian tahun lalu setahun penuh. Tahun lalu setahun penuh itu 70 juta," kata Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dokter Maria Endang Sumiwi.

Berikut rincian CKG selama periode 1 Januari - 31 Juli 2026 berdasarkan kelompok usia:

  • Bayi baru lahir : 1,5 juta yang diperiksa

Masalah kesehatan terbanyak adalah berat badan lahir sangat rendah disusul dengan risiko penyakit jantung bawaan kritis.

  • Balita dan usia pra sekolah : 4.5 juta yang diperiksa

Gigi karies menjadi masalah kesehatan terbanyak ditemukan yakni di 796 ribu kasus. Disusul riwayat imunisasi yang tidak lengkap ada 191 ribu anak.

  • Usia sekolah dan remaja: 14,6 juta yang diperiksa

Sama seperti balita, gig karies menjadi temuan masalah kesehatan yang banyak ditemukan yakni 3,6 juta kasus disusul peningkatan tekanan darah ada 2,2 juta kasus.

  • Dewasa: 43,7 juta yang diperiksa

Masalah kesehatan yang terbanyak ditemukan adalah aktivitas fisik yang kurang (16 juta orang) disusul obesitas sentral (9,9 juta orang).

  • Lansia atau lebih dari 60 tahun : 9,7 juta yang diperiksa

Aktivitas fisik kurang pada 3,9 juta orang menjadi masalah kesehatan utama. Disusul oleh gigi hilang (1,8 juta kasus).

Endang juga mengungkapkan temuan menarik dari membandingkan angka CKG tahun lalu dan 2026. Ada 9 juta orang yang melakukan CKG kembali pada 2026. Satu juta diantaranya terdeteksi hipertensi.

"Pesannya adalah lakukan CKG setiap tahun. Bisa jadi tahun lalu tidak bermasalah tapi sekarang baru ada masalah misalnya jadi tekanan darah tinggi," tutur Endang dalam temu media di kantor Kemenkes Jakarta pada Selasa (4/8/2026).

 

 

Bila Alami Masalah Kesehatan Bakal Dapat Obat Gratis 15 Hari

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dokter Maria Endang Sumiwi paparkan temuan CKG di pertengahan 2026.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dokter Maria Endang Sumiwi paparkan temuan CKG di pertengahan 2026.

Di kesempatan itu, Endang mengungkapkan bahwa pemeriksaan CKG pada 2026 tidak hanya memeriksa kesehatan semata. Bila ditemukan masalah kesehatan seperti hipertensi maka segera diberikan obat untuk jangka waktu 15 hari.

"Obat hipertensi, kolesterol, diabetes melitus gratis selama 15 hari baik untuk anggota BPJS Kesehatan maupun non-BPJS Kesehatan. Baru setelah itu menggunakan skema BPJS Kesehatan," terang Endang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.