TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peristiwa kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak personel pemadam kebakaran cukup kesulitan memadamkan kobaran api tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Kristanto Kurniawan, membenarkan kabar tersebut.
Kebakaran lahan itu dilaporkan terjadi pada Senin (3/8/2026) siang pukul 12.40 WIB.
"Lokasi kebakaran lahan berada di lahan yang belum diketahui identitas kepemilikannya di Duwuran, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek," katanya, kepada Tribunjogja.com, Selasa (4/8/2026).
Baca juga: Petani Bantul Waspadai Ancaman Kera Ekor Panjang yang Kerap Muncul di Musim Kemarau
Disampaikan, peristiwa kebakaran itu diketahui oleh warga setempat yang sedang melintas di dekat lokasi kebakaran.
Melihat kobaran api menyala di lokasi itu, warga tersebut langsung melapor ke BPBD Bantul agar segera dilakukan pemadaman.
Beberapa saat kemudian, petugas datang ke lokasi.
Namun, dikarenakan area kebakaran berada di lereng bukit, sehingga kendaraan roda empat atau mobil pemadam kebakaran tidak bisa menuju lokasi kejadian.
"Proses pemadaman kemudian dilakukan oleh sejumlah petugas dengan menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor," beber Kristanto.
Hingga siang kemarin, masih terdapat titik-titik api yang sulit terjangkau.
Akan tetapi, saat ini kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Walau demikian, lahan seluas dua hektare ludes dilalap si jago merah.
"Kebakaran itu diduga terjadi karena ada yang membakar daun kering dan merembet ke lokasi di sekitarnya," kata dia.(*)