Stok Melimpah, Harga Cabai, Tomat hingga Sayuran di Pasar Induk Malinau Alami Penurunan
Junisah August 04, 2026 06:14 PM

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU-Harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Malinau di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara mengalami penurunan pada Senin (3/8/2026). Penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya stok pangan yang masuk ke pasar lokal dari daerah penghasil.

‎Komoditas yang paling terasa mengalami penurunan harga adalah kelompok cabai, tomat, dan beberapa jenis sayuran segar lainnya. Kondisi ini membawa angin segar bagi para pembeli di awal pekan.

‎Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malinau mencatat, harga cabai merah keriting terpangkas dari Rp63.750 menjadi Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, tomat kini dijual seharga Rp10.000 per kilogram.

‎Melimpahnya pasokan barang dari distributor menjadi faktor utama yang mendorong para pedagang menurunkan harga jual. Penyesuaian harga dilakukan agar stok melimpah di lapak bisa cepat terserap pembeli.

Baca juga: Harga Komoditas di Malinau Fluktuatif, Cabai Rp 102 Ribu Perkg dan Bawang Merah 60 Ribu Perkg

‎Pedagang sayur di Pasar Induk Malinau, Andi membenarkan bahwa pasokan komoditas hortikultura sedang melimpah. 

‎"Barang datang dari petani lokal maupun luar daerah memang lagi banjir, sehingga  harganya memang lagi turun", ujarnya.

‎Hal senada disampaikan oleh pedagang bahan pokok lainnya, Maria. Ia menyebutkan bahwa penurunan harga paling mencolok memang terjadi pada kelompok cabai dan sayuran.

‎"Paling turun sekarang lombok sama tomat", katanya.

‎Meskipun cabai merah keriting dan sayuran melandai, beberapa varian cabai lain bergerak tipis.

Aktivitas di Pasar Induk Malinau 04082026
PANTAU HARGA PANGAN - Aktivitas perdagangan di Pasar Induk Malinau, Kalimantan Utara. Pemantauan harian Disperindag menunjukkan stok melimpah membuat harga cabai, tomat, dan sayuran melandai turun, sementara mayoritas sembako relatif stabil.

 

Cabai merah besar bergeser ke angka Rp61.250 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah menjadi Rp32.500 per kilogram..

‎Di luar komoditas cabai dan sayuran, harga mayoritas bahan pokok utama terpantau stabil. Beras SPHP Bulog bertahan di Rp13.100 per kilogram, beras premium Cap Lahap Rp17.917 per kilogram, dan Cap Arafah Rp16.750 per kilogram.

‎Untuk komoditas minyak goreng, kemasan premium dijual Rp29.000 per liter dan Minyakita Rp15.700 per liter. Gula pasir stabil di harga Rp20.000 per kilogram, sementara daging ayam ras berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.

‎Melandainya harga cabai, tomat, dan sayuran di tengah stabilnya harga sembako lain menjadi kabar gembira bagi masyarakat Malinau untuk memenuhi kebutuhan harian.

‎(*)

‎Penulis: Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.