5 FAKTA Kemenangan Persib atas Persija: VAR, Debut Peralta, hingga Aksi Witan Bikin Bobotoh Berdebar
Satrio Sarwo Trengginas August 04, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persib Bandung berhasil menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).

Laga bertajuk El Clasico Indonesia itu tak hanya menyajikan tiga gol, tetapi juga dipenuhi momen-momen menarik yang menjadi penentu jalannya pertandingan.

Mulai dari keputusan VAR yang memicu penalti, debut pemain anyar Persib, hingga penampilan Witan Sulaeman yang terus mengancam pertahanan Maung Bandung. Berikut lima fakta menarik dari pertandingan tersebut.

1. VAR Jadi Titik Balik Pertandingan

Momen penting terjadi pada menit ke-23 ketika Dennis Collinger dianggap melakukan handball di kotak penalti saat mencoba menghalau umpan Persib.

Wasit Yudai Yamamoto sempat meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya menunjuk titik putih.

Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan karena Balsa Sekulic sukses mengonversinya menjadi gol kedua Persib pada menit ke-28.

2. Persib Menang Berkat Efektivitas Bola Mati

Meski Persija tampil disiplin dan cukup rapat saat menghadapi serangan terbuka Persib, Maung Bandung justru memanfaatkan dua situasi bola mati untuk mencetak gol.

Gol pertama lahir melalui sundulan Uilliam Barros usai menerima sepak pojok Luka Menalo. Sementara gol kedua berasal dari eksekusi penalti Balsa Sekulic.

Efektivitas memanfaatkan momen menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.

3. Witan Jadi Motor Serangan Persija

Di balik kekalahan Persija, Witan Sulaeman tampil sebagai salah satu pemain paling aktif.

Beberapa kali ia merepotkan lini belakang Persib melalui akselerasi dan umpan-umpan matang.

Witan juga menjadi kreator peluang bagi Gustavo Almeida dan Arlyansyah Abdulmanan.

Sayangnya, sejumlah peluang Persija gagal berbuah gol.

Bahkan, dua peluang emas sempat membentur tiang gawang sehingga Macan Kemayoran harus puas hanya mencetak satu gol melalui Kwon Chang-hoon.

4. Debut Peralta Langsung Jadi Sorotan

Salah satu momen yang paling dinantikan Bobotoh akhirnya terjadi pada menit ke-88.

Pemain anyar Persib, Peralta, menjalani debutnya dengan menggantikan Uilliam Barros.

Meski hanya bermain beberapa menit, Peralta langsung menunjukkan kepercayaan diri dengan berani menggiring bola dan mencoba membuka ruang di pertahanan Persija.

Aksi-aksinya langsung menjadi perhatian pendukung Persib yang menantikan kontribusinya pada musim baru.

5. Persija Menekan, Persib Bertahan hingga Peluit Akhir

Memasuki babak kedua, Persija tampil jauh lebih agresif dibandingkan babak pertama.

Masuknya Kyohei Yoshino membuat Luka Menalo tak lagi leluasa bergerak, sementara Pratama Arhan beberapa kali mengancam lewat lemparan jauh khasnya.

Gol Kwon Chang-hoon pada menit ke-85 sempat membangkitkan harapan Persija untuk menyamakan kedudukan.

Namun, lini belakang Persib yang dikomandoi Gabriel Mutombo mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-1 memastikan Persib melangkah ke partai final Piala Presiden 2026 sekaligus menjaga asa meraih gelar pramusim.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.