Jalur Ekstrem Gunung Piramid Kembali Makan Korban, Kawasan Terlarang untuk Para Pendaki
Aditya Wisnu Wardana August 04, 2026 07:42 PM


- Setelah dilaporkan hilang kontak, dua pendaki ditemukan meninggal dunia di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur pada Selasa (4/8/2026).

Adapun keduanya mendaki puncak ekstrem yang dikenal dengan sebutan punggung naga yang merupakan kawasan terlarang.

Aparat kepolisian dan pihak kecamatan mengonfirmasi bahwa jalur tersebut tidak pernah dibuka untuk pendakian.

Sebelumnya, terjadi tragedi yang menimpa pendaki remaja bernama Thoriq Rizki Maulidan pada Juni 2019 lalu.

Kala itu, Thoriq ditemukan meninggal seusai dinyatakan hilang selama 12 hari.

Kemudian pada Agustus 2020, pelajar SMA bernama Multazam dilaporkan terpeleset dan jatuh ke jurang.

Multazam terpeleset saat hendak mengabadikan momen bersama teman-temannya di puncak.

Adapun pendaki yang hilang kontak bernama Maliya Finda, asal Surabaya.

Dalam pendakian ini, Maliya didampingi oleh pemandu lokal bernama Erfan.

Mereka diketahui mendaki pada Minggu (2/8/2026) dan menitipkan sepeda motor di rumah seorang warga.

Warga kemudian merasa curiga lantaran hingga Senin (3/8/2026) sore, Maliya dan Erfan tak kunjung kembali serta mengambil sepeda motor tersebut.

Padahal berdasarkan estimasi waktu, pendakian Gunung Piramid umumnya dilakukan dengan durasi delapan jam dengan sistem tektok.

Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo dalam keterangannya mengatakan, jenazah korban ditemukan di bawah punggung naga dengan kedalaman sekitar 60 meter.

Keduanya ditemukan dalam kondisi telungkup dan tersangkut ranting pohon dengan jarak lima meter antar jenazah.

Proses evakuasi kedua korban baru dilakukan oleh tim SAR pada Rabu esok lantaran kondisi yang tak memungkinkan.

(TribunVideo.com)


Program: Live Tribunnews Update
Host:  Sisca Mawaski
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Sinca Ari Pangistu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.