Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Tegaskan Kesiapan Dukung Era Kendaraan Listrik
abduh imanulhaq August 04, 2026 09:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menegaskan kesiapannya mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) nasional dengan memperluas infrastruktur pengisian daya sekaligus memastikan sistem kelistrikan tetap andal.

Komitmen tersebut menjadi fondasi penting agar pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia dapat berlangsung berkelanjutan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dalam pembukaan Indomobil Expo 2026 bertajuk "Mobil Listrik untuk Masa Depan Bersama" di Semarang.

Ajang tersebut menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, investor, dan PLN dalam mempercepat transisi menuju transportasi rendah emisi.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik harus diimbangi dengan kesiapan ekosistem yang kuat, mulai dari infrastruktur pengisian hingga keandalan pasokan listrik.

"PLN siap mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Kami tidak hanya memperluas jaringan SPKLU, tetapi juga memastikan pasokan listrik tetap andal dengan cadangan daya yang memadai serta jaringan yang semakin kuat. Dengan begitu, masyarakat dapat beralih ke kendaraan listrik dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran," ujar Bramantyo.

Komitmen PLN tersebut sejalan dengan amanah pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 yang diperkuat dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023.

Pengembangan infrastruktur kendaraan listrik juga telah menjadi bagian dari RUPTL 2025–2034 sebagai peta jalan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Kesiapan PLN menjawab pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terus meningkat.

Pada semester I 2026, penjualan mobil listrik nasional telah mendekati 70 ribu unit atau sekitar 16 persen dari total penjualan mobil nasional.

Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun 2021 ketika pangsa kendaraan listrik masih berada pada kisaran 0,4 persen.

Mengantisipasi tren tersebut, hingga Juni 2026 PLN bersama mitra telah menyediakan lebih dari 5.000 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai lebih dari 62 ribu unit pada tahun 2030, sesuai arah kebijakan pemerintah.

Di Jawa Tengah, kesiapan infrastruktur juga terus diperkuat.

Saat ini tersedia 314 unit charger yang tersebar di jalur tol maupun non-tol.

Sepanjang Januari–Juni 2026, PLN mencatat lebih dari 149 ribu transaksi pengisian daya, meningkat sekitar 181 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Semarang menjadi wilayah dengan transaksi energi terbesar, sedangkan Tegal menjadi salah satu daerah dengan jumlah charger terbanyak.

Selain memperluas infrastruktur publik, PLN juga menghadirkan berbagai kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik melalui layanan Home Charging, diskon tarif pengisian daya pada malam hari, potongan biaya penyambungan home charging, hingga berbagai insentif bagi pelaku usaha yang membangun SPKLU dan SPBKLU.

"Harapan kami, masyarakat tidak lagi bertanya apakah kendaraan listrik praktis digunakan, tetapi merasakan sendiri bahwa beralih ke kendaraan listrik kini semakin mudah karena didukung infrastruktur yang semakin lengkap dan sistem kelistrikan yang semakin andal," tambah Bramantyo.

Melalui penguatan infrastruktur, layanan digital _PLN Mobile_, serta keandalan pasokan listrik, PLN optimistis mampu menjadi penggerak utama dalam transformasi energi nasional.

PLN berkomitmen terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sehingga masyarakat semakin percaya diri beralih ke kendaraan listrik, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih bersih, mandiri energi, dan berkelanjutan.(***) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.