Buruh Bagasi Pelabuhan Pehe Siau Barat Sitaro Meninggal Saat Bekerja di KM Barcelona I
Chintya Rantung August 04, 2026 09:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Seorang buruh bagasi Pelabuhan Pehe, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), meninggal dunia saat menjalankan aktivitas kerja di atas KM Barcelona I yang sedang bersandar di Dermaga Pelabuhan Pehe, Senin (3/8/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Andreas Tomas (58), warga Kampung Pehe Lindongan II, Kecamatan Siau Barat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WITA ketika korban bersama sejumlah rekan sesama buruh bagasi sedang mengangkut barang-barang milik penumpang kapal.

Berdasarkan keterangan saksi, saat hendak kembali mengangkat barang melalui dek dua bagian pintu belakang lambung kiri kapal, korban tiba-tiba terjatuh ke depan hingga tersungkur ke lantai kapal dan tidak sadarkan diri.

Rekan korban, Riplon Tataung (60), yang saat itu berada di lokasi, mengatakan dirinya melihat langsung korban terjatuh saat aktivitas bongkar muat berlangsung.

“Korban tiba-tiba tersungkur ke lantai kapal dan tidak bergerak. Kami kemudian bersama beberapa buruh bagasi lainnya segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Ondong,” ujarnya.

Korban kemudian dilarikan menggunakan kendaraan roda empat ke Puskesmas Ondong untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.33 WITA.

Dokter jaga Puskesmas Ondong, dr. Marini Tiwow, menjelaskan saat tiba di puskesmas korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tensi tidak terukur, nadi tidak teraba, denyut jantung tidak ada serta pupil mengalami midriasis total. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 02.33 WITA,” jelasnya.

Pihak medis juga menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara itu, istri korban, Since Togas (58), mengungkapkan bahwa suaminya memiliki riwayat penyakit asam lambung kronis, hipertensi, dan gula darah yang telah diderita selama bertahun-tahun.

Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Jenazah kemudian direncanakan dimakamkan pada Selasa (4/8/2026) di pekuburan keluarga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.