Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara untuk segera menurunkan Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut dugaan penyimpangan pendistribusian pupuk urea bersubsidi di wilayah tersebut.
Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah menilai langkah DPRK sebelumnya yang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama distributor, kios pengencer, dan pihak PT Pupuk Indonesia belum membuahkan hasil yang efektif.
Oleh karena itu, ia meminta pimpinan DPRK tidak berhenti pada RDP saja, melainkan turun langsung ke lapangan melalui Pansus.
"Pimpinan DPRK Aceh Tenggara harus menurunkan Tim Pansus Pupuk Bersubsidi untuk mendalami alokasi pasokan setiap bulannya.
Pemeriksaan harus dilakukan menyeluruh, mulai dari distributor, kios pengencer, hingga kelompok tani penerima," tegas Dahrinsyah, Selasa (4/8/2026).
Ia menambahkan, pembentukan Pansus ini sangat krusial untuk menyelidiki berbagai indikasi pelanggaran pendistribusian.
Termasuk mencocokkan kuota riil dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), mengecek Harga Eceran Tertinggi (HET), serta membongkar pemicu utama kelangkaan pupuk yang sering mengeluhi para petani.
Menanggapi hal tersebut secara terpisah, Ketua DPRK Aceh Tenggara, Dr Denny Febrian Roza SSTP MSi menyampaikan bahwa aspirasi dari kelompok pemuda tersebut akan segera ditindaklanjuti.
Ia membenarkan pihak legislatif sebelumnya telah memanggil para pihak terkait dalam forum RDP.
Mengenai usulan pembentukan Pansus, pihaknya akan membicarakannya terlebih dahulu secara internal.
"Terkait permintaan Barisan Sepuluh Pemuda Agara untuk menurunkan Tim Pansus DPRK soal pupuk bersubsidi, hal ini akan segera kami koordinasikan dengan para anggota DPRK Aceh Tenggara lainnya," demikian Denny Febrian Roza. (*)
Baca juga: Semen Langka di Aceh Tenggara, Harga Capai Rp 80.000 per Sak
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Bergerak Naik Hari Ini 4 Agustus 2026
Baca juga: Memasuki Musim Penghujan, Kapolres Aceh Tenggara Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor