Liputan6.com, Jakarta - Seorang anak berinisial R (5) dilaporkan hilang dan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung, Depok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok bersama tim penyelamat gabungan dari wilayah Depok dan Bogor berusaha melakukan pencarian terhadap korban.
Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, membenarkan adanya anak berusia lima tahun yang hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung. Usai menerima laporan, Damkar Kota Depok bersama tim penyelamat gabungan berusaha melakukan pencarian.
"Korban dilaporkan hilang sekitar pukul 13.00 WIB, di lokasi kami masih mendapati pakaian yang digunakan korban sebelum berenang ke sungai," ujar Denny kepada Liputan6.com, Selasa (4/8/2026).
Denny menjelaskan, sebelumnya korban bermain bersama temannya di bantaran Sungai Ciliwung yang terlihat surut. Diduga, korban bersama temannya hendak berenang di aliran Sungai Ciliwung yang terlihat surut, namun memiliki kedalaman yang dapat menghanyutkan.
"Diduga tenggelam dan hanyut, hal itu pun diperkuat bukti adanya pakaian korban," jelas Denny.
Korban yang diduga belum menguasai berenang hilang dan hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung dari arah Bogor menuju Jakarta. Teman korban yang tidak melihat keberadaan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
"Petugas gabungan berusaha melakukan pencarian, ada 18 petugas gabungan melakukan pencarian terhadap korban," terang Denny.

Damkar Kota Depok melakukan pencarian dengan menelusuri area sekitar lokasi korban tenggelam. Tidak hanya itu, Damkar Kota Depok turut menurunkan regu penyelam untuk mencari korban di dasar Sungai Ciliwung.
"Damkar Depok menurunkan anggota penyelam untuk mencari korban di dasar sungai atau terjepit di antara celah batu yang dalam," ucap Denny.
Denny mengungkapkan, usai melakukan pencarian di lokasi awal korban dilaporkan tenggelam, Damkar Kota Depok dan tim pencarian gabungan memperluas area pencarian. Tim gabungan berusaha mencari korban dengan penuh kesabaran dan ketelitian.
"Akhirnya pencarian korban membuahkan hasil, namun korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," ungkap Denny.
Denny menuturkan, korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi awal pencarian. Usai korban dievakuasi dari aliran Sungai Ciliwung, korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok.
"Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok untuk penanganan lebih lanjut," tutur Denny.
Denny meminta kepada masyarakat untuk tidak berenang di aliran Sungai Ciliwung meskipun debit air terlihat surut. Menurutnya, kontur dasar Sungai Ciliwung memiliki kedalaman yang berbeda di setiap alirannya di wilayah Depok.
"Kalau ingin berenang sebaiknya menggunakan fasilitas kolam renang umum, jangan di sungai karena berpotensi tenggelam atau terbawa arus sungai," pungkas Denny.