TRIBUNNEWS.COM - Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Sepatu Emas Piala AFF 2026 semakin menarik memasuki pekan terakhir fase grup.
Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, yang sempat nyaman di puncak daftar pencetak gol kini mendapat pesaing serius dari Myanmar.
Adalah Win Naing Tun yang kini muncul sebagai kandidat kuat peraih gelar top skor setelah tampil luar biasa saat Myanmar menghancurkan Laos dengan skor telak 7-2 pada laga Grup B, Selasa (4/8/2026).
Penyerang berusia 26 tahun tersebut mencetak tiga gol alias hattrick dalam pertandingan itu. Sebelumnya, Win Naing Tun juga menyumbang satu gol saat Myanmar menang telak 4-1 atas Filipina.
Total empat gol membuat koleksi golnya kini menyamai milik Mitchell Baker. Namun, Win Naing Tun berhak menempati posisi teratas karena unggul dalam catatan assist.
Selain mengoleksi empat gol, striker Myanmar itu juga telah mencatatkan satu assist sepanjang turnamen.
Sementara Baker masih belum memiliki assist, sehingga harus turun ke posisi kedua berdasarkan kriteria penentuan top skor.
Mitchell Baker sendiri sempat memimpin daftar pencetak gol sejak awal turnamen. Pemain andalan Timnas Indonesia itu langsung mencuri perhatian dengan mencetak hattrick pada laga debutnya, sebelum menambah satu gol lagi pada pertandingan kedua.
Meski kini posisinya tergeser, peluang Baker untuk kembali memimpin masih terbuka lebar.
Indonesia masih menyisakan satu laga fase grup menghadapi Singapura, bahkan berpotensi menambah jumlah pertandingan apabila berhasil lolos ke semifinal.
Baca juga: Hasil Klasemen Grup B Piala AFF 2026: Myanmar Masih Berpeluang Gusur Thailand, Untungkan Indonesia?
Myanmar menjadi negara dengan wakil terbanyak dalam persaingan pencetak gol terbanyak Piala AFF 2026.
Selain Win Naing Tun, ada nama Than Paing yang juga tampil tajam. Penyerang Myanmar itu telah mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen.
Dua gol dicetak Than Paing saat menghadapi Filipina, sedangkan satu gol lainnya lahir ketika Myanmar membantai Laos.
Kehadiran dua pemain di lima besar menunjukkan tajamnya lini depan Myanmar yang sejauh ini telah mencetak 12 gol dari tiga pertandingan Grup B.
Persaingan Sepatu Emas juga melibatkan pemain dari Vietnam dan Malaysia.
Vietnam diwakili Dinh Bac Nguyen yang telah mencetak tiga gol.
Sementara Malaysia mengandalkan pemain naturalisasi Paulo Josue yang juga mengoleksi tiga gol, termasuk satu gol dari titik penalti.
Dengan fase grup yang masih menyisakan satu pertandingan dan peluang beberapa tim melaju ke semifinal, peluang perubahan posisi dalam daftar top skor masih sangat terbuka.
Mitchell Baker berpeluang merebut kembali posisi teratas apabila mampu mencetak gol saat Indonesia menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A.
Selain menjaga peluang meraih Sepatu Emas, gol-gol Baker juga sangat dibutuhkan Tim Garuda yang wajib meraih kemenangan demi membuka jalan menuju semifinal.
Jika Indonesia berhasil lolos, Baker akan mendapat tambahan kesempatan untuk memperbesar koleksi golnya pada babak empat besar.
Di sisi lain, Win Naing Tun juga masih memiliki peluang menambah pundi-pundi gol saat Myanmar menghadapi Thailand pada laga penentuan Grup B.
Pertandingan tersebut tak hanya menentukan nasib Myanmar menuju semifinal, tetapi juga bisa menjadi panggung bagi Win Naing Tun untuk memperlebar jarak dalam perebutan gelar top skor.
Baca juga: Media Vietnam Ejek Timnas Indonesia usai Kalah 0-3 di Piala AFF 2026: Dimana Haye dan Baker?
| Pos | Pemain | Negara | Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Win Naing Tun | Myanmar | 4 (1 assist) |
| 2 | Mitchell Baker | Indonesia | 4 |
| 3 | Paulo Josue | Malaysia | 3 |
| 4 | Dinh Bac Nguyen | Vietnam | 3 |
| 5 | Than Paing | Myanmar | 3 |
| 6 | Yotsakorn Burapha | Thailand | 2 |
| 7 | Jarvey Gayoso | Filipina | 2 |
| 8 | Oatnasio Da Silva Guterres | Timor Leste | 2 |
| 9 | Ilhan Fandi | Singapura | 2 |
| 10 | Hendrio | Indonesia | 2 |
(Tribunnews.com/Tio)