Arema FC Kalah dari Persebaya dan Terhenti di Piala Presiden 2026, Marcos Santos Minta Maaf
Dyan Rekohadi August 05, 2026 03:05 AM

 

SURYA.CO.ID - Pelatih Arema FC Marcos Santos menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania setelah timnya kalah dari Persebaya Surabaya pada semifinal Piala Presiden 2026.

Kekalahan 0-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026), membuat langkah Singo Edan terhenti sebelum partai puncak turnamen pramusim itu.

Meski gagal melaju ke final, Marcos Santos menilai penampilan para pemain menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibanding pertemuan sebelumnya melawan Persebaya.

"Saya minta maaf kepada Aremania. Tetapi dibandingkan pertandingan terakhir melawan Persebaya, kami bermain cukup baik hari ini," kata Marcos Santos seusai pertandingan.

Baca juga: Skor Akhir 1-0 Kemenangan Persebaya atas Arema FC Mengantar ke Final Piala Presiden 2026

 

Kartu Merah Diego Landis Ubah Jalannya Pertandingan

Laga berlangsung sengit dengan kedua tim saling bergantian melancarkan serangan sejak menit awal.

Namun Arema FC harus tertinggal menjelang turun minum setelah Yuran Fernandes mencetak gol melalui sundulan usai memanfaatkan sepak pojok.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan sekaligus memastikan kemenangan Persebaya Surabaya.

Situasi Arema FC semakin sulit pada babak kedua setelah Diego Landis menerima kartu merah dari wasit.

Bermain dengan 10 pemain membuat Singo Edan kesulitan menekan lini pertahanan Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Arema FC gagal mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan 0-1.

Baca juga: Hasil Skor Persebaya Vs Arema FC 1-0, Gol Yuran Fernandes Buat Bajul Ijo Unggul di Babak Pertama

 

Marcos Santos Tetap Puji Performa Anak Asuhnya


Terlepas dari hasil akhir, Marcos Santos memberikan apresiasi terhadap penampilan para pemainnya.

Pelatih asal Brasil itu menilai Arema FC tampil lebih terorganisasi dan mampu menjalankan instruksi permainan dengan baik.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi proses pembentukan tim.

"Kami bermain sangat baik dan kami terus membangun tim yang lebih baik setiap hari, setiap pertandingan," ujarnya.
Optimistis Sambut Liga 1 2026-2027

Marcos Santos menegaskan Piala Presiden 2026 merupakan bagian dari proses mematangkan skuad sebelum menghadapi Liga 1 musim 2026-2027.

Ia mengakui kekalahan dalam Derbi Jawa Timur menjadi pukulan bagi tim, namun memilih fokus pada peningkatan performa yang terus ditunjukkan para pemain.

Marcos Santos pun optimistis perkembangan Arema FC selama turnamen akan menjadi bekal penting saat kompetisi resmi dimulai.

"Kami sangat yakin bahwa pertandingan selanjutnya di Liga 1 akan sangat bagus," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.