Musim Liga Utama Skotlandia dimulai akhir pekan ini, dengan St. Johnstone langsung mencuri perhatian setelah mengawali perjalanan mereka dengan sempurna lewat kemenangan 4-3 atas Kilmarnock pada laga comeback mereka ke kasta tertinggi. Berikut rangkuman seluruh aksi dari pekan pertama.
Era Derek McInnes di Rangers dimulai dengan goyah pada Jumat malam dalam pertandingan pembuka liga, ketika timnya bermain imbang 1-1 di Tannadice. Rangers harus bangkit dari ketertinggalan untuk menyelamatkan satu poin setelah Lachlan Rose membawa The Tangerines unggul sebelum turun minum menyusul kekacauan lini belakang di dalam kotak penalti.
Thelo Aasgaard kemudian menjadi sosok yang tampil untuk menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Meski begitu, Rangers kesulitan menciptakan banyak peluang bersih di sepertiga akhir lapangan. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, McInnes mengatakan bahwa timnya “tidak berbuat cukup untuk menang.”
St. Mirren meraih tiga poin pertama pada akhir pekan ini lewat kemenangan tandang 2-0. Killian Phillips membawa tim tamu unggul pada menit ke-11 dan kembali muncul untuk mencetak gol kedua pada fase akhir pertandingan. The Bairns sempat terlihat menyamakan skor pada babak kedua, tetapi gol itu dianulir setelah tinjauan ulang. Hasil itu membuat St. Mirren memuncaki klasemen pada Sabtu sore.
Pertandingan ini menjadi thriller, dengan Aberdeen bangkit dari ketertinggalan untuk menang berkat dua gol Kevin Nisbet pada masa injury time. Oisen McEntee dari Hearts membawa timnya unggul pada babak pertama sebelum gol penyama kedudukan Nisbet pada menit ke-90 menghidupkan kembali peluang The Dons. Lima menit kemudian, ia kembali menjebol gawang lawan untuk memastikan kemenangan, kali ini lewat eksekusi penalti yang juga membuat Stuart Findlay diganjar kartu merah.
Hearts tentu berharap bisa segera bangkit dari hasil yang kini menjadi tiga kekalahan kompetitif beruntun pada awal musim ini, setelah sebelumnya tersingkir di babak kualifikasi Liga Champions oleh Sturm Graz.
Bagi banyak orang, inilah pertandingan terbaik akhir pekan, semata-mata karena banyaknya gol dan drama yang terjadi sepanjang laga. St. Johnstone menjuarai Championship Skotlandia musim lalu, yang berarti ini adalah kembalinya mereka secara resmi ke kasta tertinggi setelah absen selama setahun, dan mereka benar-benar membuat gebrakan besar.
Mereka unggul lebih dulu pada menit ke-16 melalui Josh Fowler, sebelum gol penyeimbang Greg Kiltie membuat kedua tim menutup babak pertama dalam keadaan imbang. Namun babak kedua benar-benar berjalan liar, dengan tiga gol tercipta hanya dalam delapan menit pertama. The Saints merebut kembali keunggulan hampir seketika ketika Cheick Diabate menanduk bola masuk di tiang jauh, tetapi kembali disamakan oleh Killie hanya dua menit kemudian; kali ini Joe Hugill yang mencatatkan namanya di papan skor. Tim tamu lalu berbalik unggul tak lama setelahnya ketika nasib buruk menimpa Jason Holt, yang menanduk bola ke gawangnya sendiri.
Satu gol bunuh diri lagi hadir pada menit ke-69 untuk menyamakan skor bagi tim promosi; kali ini pemain Kilmarnock, Michael Schjønning-Larsen, yang memasukkan bola ke gawang sendiri. Dengan 10 menit tersisa, Kai Fotheringham mencetak gol kemenangan setelah berputar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan sempurna ke sudut bawah gawang dan memberikan kepada The Saints kepulangan yang sangat mereka dambakan.
Babak pertama pertandingan ini gagal menghadirkan satu pun tembakan tepat sasaran dari kedua tim hingga menit ke-40, saat Motherwell unggul lewat Lukas Fadinger, yang mencetak gol dari titik penalti setelah Josh Mulligan melanggar Oscar Priestman di dalam area terlarang. Priestman juga menjadi pusat keputusan penalti di ujung lapangan lainnya, ketika ia melanggar Martin Boyle dan memberi penyerang Hibs itu kesempatan menyamakan skor dari jarak 12 yard, yang kemudian berhasil ia tuntaskan.
Banyak peluang kemudian hadir untuk kedua tim. Namun pada akhirnya Ibrahim Said yang muncul sebagai pencetak gol kemenangan bagi Motherwell, dengan menempatkan bola ke sudut bawah gawang untuk menuntaskan serangan balik yang luar biasa dan memberi timnya awal musim yang sempurna.
Meski tidak selalu tampil dalam performa terbaik mereka, The Hoops tetap mampu mengamankan kemenangan 1-0 untuk membuka kampanye mereka berkat gol penentu pada babak kedua dari Benjamin Nygren. Ini menjadi malam yang sulit bagi penyerang baru klub, Kaspar Høgh, yang menyia-nyiakan tiga peluang emas untuk mencetak gol pada debutnya. Cameron Carter-Vickers menjadi penampil paling menonjol untuk Celtic, dengan bek tengah itu membukukan total 17 kontribusi defensif untuk membantu meredam Dundee.
Dundee terlihat cukup rapi sepanjang pertandingan, tetapi gagal menciptakan terlalu banyak peluang untuk diri mereka sendiri, yang sampai batas tertentu memang bisa dimaklumi ketika harus bertandang ke Celtic Park. Meski demikian, mereka akan pulang dengan kepala tegak dan mulai menatap laga akhir pekan depan melawan Aberdeen di Dens Park.