Ratusan Personil Dikerahkan Antisipasi El Nino, Honandar: Kewaspadaan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Glendi Manengal August 05, 2026 03:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak Fenomena Alam El Nino di halaman Mapolres Bitung jalan RW Monginsidi, Selasa (4/8/2026).

Di atas mimbar Apel, Walikota Hengky didampingi Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Pada kesempatan itu Walikota Hengky membacakan amanah tertulis dari Kapolda Sulut, terkait menghadapi potensi dampak musim kemarau berkepanjangan atau fenomena alam El Nino yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.

Ratusan personil dari Polres Bitung bersama Pemerintah Kota Bitung, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait mengikuti apel tersebut.

Kolaborasi dari berbagai pihak dalam keikutsertaan di Apel merupakan wujud kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan aparat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, serta ancaman krisis ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.

Diwawancara wartawan usai Apel, Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan kebakaran.

Menurutnya, kemungkinan musim kemarau akan berlangsung cukup panjang. 

"Karena itu, kewaspadaan harus menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Wali Kota  Bitung Hengky Honandar SE, Selasa (4/8/2026).

Saat wawancara ia didampingi Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho dan forkopimda Bitung.

Lanjut Walikota Hengky, pemerintah Kota Bitung telah memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait, memastikan kesiapan armada pemadam kebakaran.

Serta mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan. "Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kita optimistis dapat meminimalkan dampak El Nino di Kota Bitung," harapnya.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho MH menegaskan bahwa, Polres Bitung bersama seluruh instansi telah menyiapkan kekuatan personel dan sarana pendukung secara terpadu sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Apel ini menegaskan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat. "Lebih dari seratus personel gabungan dari Pemerintah Kota, Polri, TNI dan unsur terkait telah disiagakan beserta kendaraan operasional dan peralatan pendukung. Apabila terdapat keterbatasan sarana pada salah satu instansi, maka instansi lainnya siap memberikan bantuan. Inilah wujud nyata sinergi dan kolaborasi dalam penanggulangan bencana," kata Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Utara yang dibacakan Wali Kota Bitung ditegaskan bahwa apel ini merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi dampak El Nino berdasarkan prediksi BMKG yang menunjukkan adanya penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. 

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran lahan, terganggunya ketersediaan air bersih hingga memengaruhi ketahanan pangan apabila tidak diantisipasi secara terpadu.

Kapolda juga mengingatkan arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh pemerintah daerah memperkuat kolaborasi lintas sektor, meninggalkan pola kerja yang bersifat sektoral, serta mengedepankan sinergi dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko bencana.

Usai apel, Forkopimda melaksanakan pengecekan kesiapan kendaraan operasional serta peralatan pemadam kebakaran sebagai bentuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan sewaktu-waktu dalam menghadapi kondisi darurat.

Baca juga: Daya Beli Petani Sulut Melemah, NTP Juli 2026 Turun 2, 28 Persen Menjadi 129,56

(TribunManado.co.id/Crz)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.