POS-KUPANG.COM, SOE - Senyum bahagia menyelimuti warga Dusun Tilunoof dan Dusun Nitmolo, Desa Oepliki, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, harapan panjang masyarakat untuk menikmati terang akhirnya terwujud.
PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang resmi menyelesaikan pembangunan jaringan listrik desa dan sukses melaksanakan commissioning test (uji kelayakan jaringan) pada Selasa (28/07).
Pengujian ini menjadi tahapan akhir yang sangat krusial untuk memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan aman, andal, dan memenuhi standar teknis sebelum dialirkan ke rumah-rumah warga.
Sebanyak 102 calon pelanggan di kawasan pelosok tersebut kini siap menikmati listrik secara mandiri dan berkelanjutan.
Baca juga: PLN UIP Nusra Hadirkan Ruang Literasi yang Lebih Layak melalui Renovasi Perpustakaan SD Inpres Kaca
Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Desa Oepliki mencakup:
Jaringan Tegangan Menengah (JTM): sepanjang 8,32 kilometer sirkuit (kms),Jaringan Tegangan Rendah (JTR): sepanjang 15,05 kms, Gardu Distribusi: 2 unit berkapasitas total 100 kVA, Target Penerima Manfaat: 102 Calon Pelanggan.
Pelaksanaan commissioning test dilakukan berkat sinergi erat antara PLN UP2K Kupang, PLN ULP So'e, dan mitra kerja, dengan disaksikan langsung oleh pemerintah desa serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Oepliki, Alexander Nuban, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menyaksikan jaringan listrik di desanya siap beroperasi.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero). Momen ini adalah kebahagiaan luar biasa bagi warga Desa Oepliki. Penantian panjang yang kami impikan bertahun-tahun akhirnya terwujud nyata," ungkap Alexander.
Selama bertahun-tahun, keterbatasan akses listrik membuat aktivitas warga pada malam hari sangat terbatas. Anak-anak kesulitan belajar, kegiatan ekonomi rumah tangga terhambat, dan pelayanan publik desa belum berjalan maksimal. Kehadiran listrik PLN diyakini akan mengubah wajah Desa Oepliki menjadi lebih bergairah dan produktif.
Manager PLN UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menyampaikan bahwa hadirnya listrik di Desa Oepliki tepat menjelang peringatan hari kemerdekaan memberikan makna tersendiri.
"Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab tahun ini. Bertepatan dengan semangat HUT ke-81 RI, kami berharap hadirnya listrik menjadi titik awal kehidupan yang lebih maju, mendorong produktivitas, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga Desa Oepliki," kata Koko.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan hingga ke ceruk terluar Nusa Tenggara Timur.
"Semangat kemerdekaan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk melalui akses listrik yang andal. PLN terus bergerak memperluas jangkauan ke desa-desa yang belum berlistrik agar setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Listrik di Desa Oepliki diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan kualitas hidup dan kemajuan daerah," ujar Eko .
Melalui persembahan terang di Desa Oepliki, PLN menegaskan kembali perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai pendorong roda kehidupan dan simbol hadirnya negara hingga ke pelosok negeri. (*)