TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat.
Berdasarkan data BMKG yang diperbarui Rabu (5/8/2026) pukul 07.00 WIB, terdeteksi 44 hotspot di Riau dari total 426 hotspot di Pulau Sumatera.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menyebutkan hotspot terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 11 titik, disusul Kabupaten Indragiri Hulu sembilan titik.
Kota Dumai delapan titik, Kabupaten Pelalawan tujuh titik, Kabupaten Kuantan Singingi empat titik, Kabupaten Siak dan Rokan Hilir masing-masing dua titik, serta Kabupaten Kampar satu titik.
Secara regional, Sumatera Selatan masih menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 169 titik.
Selanjutnya Bangka Belitung 94 titik, Lampung 46 titik, Riau 44 titik, Jambi 42 titik, Sumatera Utara 12 titik, Sumatera Barat sembilan titik, Kepulauan Riau enam titik, Bengkulu empat titik, dan Aceh dua titik.
Meningkatnya jumlah hotspot di Riau menjadi perhatian karena terjadi di tengah musim kemarau.
Meski demikian, BMKG masih memprakirakan hujan ringan berpotensi turun di sejumlah wilayah pada siang hingga malam hari yang diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.
Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera : 426
Aceh = 2
Bengkulu = 4
Jambi = 42
Lampung = 46
Sumatera Utara = 12
Sumatera Barat = 9
Sumatera Selatan = 169
Bangka Belitung = 94
Kepulauan Riau = 6
Riau = 44
*Kab. Pelalawan = 7
*Kota Dumai = 8
*Kab. Kuantan Singingi = 4
*Kab. Siak = 2
*Kab. Kampar = 1
*Kab. Rokan Hilir = 2
*Kab. Indragiri Hulu = 9
*Kab. Indragiri Hilir = 11
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)