BOLASPORT.COM - Sebagai rival terberat Veda Ega Pratama, Maximo Quiles, mengungkap kesiapannya menjelang tampil pada seri Moto3 Inggris 2026.
Persaingan Moto3 2026 dijadwalkan memasuki paruh kedua akhir pekan ini tepatnya tanggal 7-9 Agustus di Sirkuit Silverstone, Inggris.
Menghadapi seri ke-12 musim ini, rasa percaya diri tengah menyelimuti Maximo Quiles yang terbilang tampil dominan di lintasan.
Andalan Aspar Team tersebut tampil brilian dalam 11 balapan pada paruh pertama dengan mengukir total 10 podium dengan 6 kemenangan.
Torehan tersebut membuat Quiles belum tersentuh oleh siapa pun di puncak klasemen sementara dengan sudah mengamankan 231 angka.
Pembalap yang mendekati murid Marc Marquez tersebut sejauh ini adalah duo milik Red Bull KTM Ajo yaitu Brian Uriarte dan Alvaro Carpe.
Bertindak sebagai rookie atau pendatang baru, Uriarte menempel Quiles di peringkat kedua dengan raihan 127 poin atau tertinggal 104 poin.
Sedangkan Carpe yang sejauh ini baru menorehkan 4 podium berada di peringkat ketiga dengan terpaut 105 angka dari Quiles.
Konsistensi untuk mendulang poin akan menjadi hal yang krusial pada paruh kedua bagi Quiles untuk menjaga asa meraih gelar juara dunia Moto3 2026.
Rasa antusias diungkapkan oleh pembalap berusia 18 tahun tersebut menghadapi lomba di lintasan ikonik sepanjang 5,9 kilometer tersebut.
Quiles juga mengaku dirinya kian tak sabar menghadapi paruh kedua karena dia merasa akan mengaspal di beberapa lintasan favoritnya.
"Saya sangat menantikan paruh kedua musim ini," kata Quiles, dilansir BolaSport.com dari laman resmi Team Aspar.
"Ada beberapa sirkuit yang saya sukai, dimulai dengan Silverstone, lalu Aragon (Spanyol) dan Red Bull Ring (Austria)," imbuhnya.
Ungkapan Quiles tersebut secara tidak langsung menjadi peringatan secara mental untuk rider lainnya, termasuk pembalap Indonesia Veda Ega Pratama.
Berstatus sama seperti Uriarte sebagai rookie, andalan Honda Team Asia itu sedang menjaga konsistensi dan meningkatkan kinerjanya untuk naik peringkat.
Menjelang bergulirnya Moto3 Inggris 2026, Veda tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 90 poin.
Poin tersebut didapatkan rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu dengan di antaranya dari hasil terbaik berupa podium pada GP Brasil dan GP Prancis.
Kerja keras kian tidak bisa dihindari oleh Veda dan pembalap lainnya setelah Quiles menegaskan tidak akan lengah meski memiliki keunggulan poin yang jauh.
"Kami telah bisa beristirahat selama beberapa hari dan sekarang kami fokus pada balapan ini," ucap Quiles menjelaskan.
"Kami memiliki keunggulan yang bagus di klasemen, tetapi kami tidak boleh lengah," tuturnya menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Quiles akan melakukan pendekatan yang cerdas menghadapi balapan kali ini dan menjaga posisinya tetap berada di puncak.
"Saya akan terus bekerja dengan cara yang sama dan berjuang untuk podium dan kemenangan, tetapi selalu dengan cara yang cerdas," ucap Quiles.
"Jika kami tidak bisa menang di satu akhir pekan, kami akan mencoba untuk mencetak poin sebanyak mungkin, dan itu juga akan sangat positif," imbuhnya.