Oleh: Pastor Frans Banusu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Rabu 5 Agustus 2026.
Tema renungan katolik hari ini "Bersabar dalam Iman: Tuhan Bertindak Sesuai Kehendak-Nya yang Terbaik".
Renungan katolik hari ini disiapkan untuk pemberkatan Gereja Basilik SP Maria.
Pemberkatan Gereja Basilik SP Maria dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Rabu: Yer. 31:1-7; MT Yer. 31:10.11-12ab.13; Mat. 15:21-28 dan BcO Yl 2:28-3:8.
Baca juga: Renungan Katolik Hari Rabu 5 Agustus 2026, Makan Remah-remah
"Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan menjadi Allah segala kaum keluarga Israel dan mereka akan menjadi umat-Ku. Beginilah firman TUHAN: Ia mendapat kasih karunia di padang gurun, yaitu bangsa yang terluput dari pedang itu! Israel berjalan mencari istirahat bagi dirinya! Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu. Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, hai anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana dan akan tampil dalam tari-tarian orang yang bersukaria. Engkau akan membuat kebun anggur kembali di gunung-gunung Samaria; ya, orang-orang yang membuatnya akan memetik hasilnya pula. Sungguh, akan datang harinya bahwa para penjaga akan berseru di gunung Efraim: Ayo, marilah kita naik ke Sion, kepada TUHAN, Allah kita! Sebab beginilah firman TUHAN: Bersorak-sorailah bagi Yakub dengan sukacita, bersukarialah tentang pemimpin bangsa-bangsa! Kabarkanlah, pujilah dan katakanlah: TUHAN telah menyelamatkan umat-Nya, yakni sisa-sisa Israel!
Mazmur Tanggapan: MT Yer. 31:10.11-12ab.13;
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.
Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia
Bacaan Injil Katolik: Mat. 15:21-28
P: Inilah Injil Yesus karangan Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan
P: Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
BERSABAR DALAM IMAN: TUHAN BERTINDAK SESUAI KEHENDAK-NYA YANG TERBAIK
(Yer. 31:1-7; Mzm. 31:10 11-12ab.13; Mat. 15:21-28).
"Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud. Anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita. Tuhan tolonglah aku." (Mat. 15:22.25).
Ketika tertimpa beban-beban hidup yang berat, sering kita kurang sabar. Saat tertantang gampang naik pitam, reaksi berlebihan, merasa diri terabaikan. Dalam kesulitan, kita berharap supaya menjadi prioritas, diutamakan dan lebih cepat dilayani.
Perempuan Kanaan mendapat beban yang berat berkaitan dengan anaknya perempuan yang kerasukan setan. Dalam misi Yesus, Kanaan bukan prioritas, apalagi masuk dalam daftar antrian pelayanan. Kendati demikian, ia tetap datang dan berharap penuh pada Yesus. Iman dan seluruh harapannya ia letakkan dalam tangan Tuhan Yesus. Maka ketika ditantang, imannya tidak goyah, ia sabar dan tidak protes lalu meninggalkan Yesus. Ia setia ikut sambil terus berteriak dengan iman yang besar, Tuhan tolonglah aku. Khalayak ramai bereaksi negatif terhadapnya, bahkan para murid terseret emosi hendak mengusirnya, ia tak peduli. Ia tetap fokus pada belas kasih Tuhan. Ia percaya bahwa berharap pada Yesus Mesias pasti tidak mengecewakan. Karena imannya yang tetap teguh dan besar itu, Yesus memulihkan dia, memujinya dan anaknya pun disembuhkan.
Yeremia mewartakan sebuah harapan besar bagi bangsa Israel. Karena kasih setia-Nya yang tak terbatas, Allah berjanji untuk memulihkan bangsa Israel. Allah mau mengumpulkan dan menuntun mereka dengan sukacita. Sabda Tuhan kepada mereka melalui mulut Yeremia, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang abadi, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu." (Yer. 31:3). Reaksi yang ditimbulkan bangsa Israel ialah pujian mereka lantunkan kepada-Nya sebagai Allah yang setia. Rahmat belas kasih Allah dan target keselamatan-Nya tak terbatas bagi manusia beriman yang sadar, bertobat dan mau kembali ke jalan yang benar. Keselamatan mendatangkan kegembiraan dan sukacita yang luar biasa.
Pemazmur menanggapi dalam madah pujiannya, "Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan." (Mzm. 31:13).
Allah memperhatikan setiap orang beriman demi karya keselamatan-Nya. Yesus diutus ke dunia sebagai perjanjian baru kasih Allah yang kekal. Maka setiap orang dituntun untuk keselamatan kekal bersama Yesus Putra-Nya.
Hikmat yang kita petik:
Iman sejati lahir dari kesabaran, ketekunan dan kerendahan hati. Yesus Mesias, Anak Daud sumber kegirangan dan kebahagiaan sejati bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Datanglah dan kecaplah. Tugas kita, membantu orang-orang sakit, para penderita sejauh kita bisa, mendoakan kesembuhan dan pemulihan mereka kepada Yesus Sang Tabib Allah.
Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Rabu/Pekan Biasa XVIII/A/II, 050826). (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).