Suporter Persib dan Persija Sempat Memanas Usai Nobar di Cisaat Sukabumi, Polisi Berhasil Redam
Ravianto August 05, 2026 11:29 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bentrok antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta terjadi seusai kegiatan nonton bareng (nobar) laga semifinal Piala Presiden 2026 di wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di depan Sekolah MTS/SMK YASTI, Jalan Veteran No. 66, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan muncul saat rombongan suporter kedua tim bertemu setelah kegiatan nobar. 

Video yang beredar di media sosial, terlihat dari kedua kelompok suporter saling membawa alat pukul seperti balok dari kayu dan bambu.

Terlihat dari dua kelompok suporter saling adu mulut dan berteriak. Sebelum terlihat bentrok hingga akhirnya dibubarkan warga sekitar.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Persebaya di Indosiar dan Vidio

Menurutnya, kesigapan personel di lapangan membuat situasi dapat dikendalikan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan bentrokan maupun korban.

"Benar, sempat terjadi gesekan antara rombongan suporter Persib dan Persija usai nobar. Berkat kesigapan anggota Polsek Cisaat yang sedang melaksanakan patroli bersama bantuan warga sekitar, situasi dapat segera dikendalikan sehingga tidak terjadi bentrokan," ujar IPDA Ade Ruli, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, petugas langsung memberikan imbauan kepada kedua kelompok suporter agar tidak terpancing provokasi dan segera meninggalkan lokasi.

Rombongan konvoi suporter Persib maupun Persija kemudian membubarkan diri dan bergerak menuju jalur Lingkar Selatan.

Selama proses tersebut, personel patroli Polsek Cisaat tetap melakukan pengawalan dan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman dan kondusif.

"Dua kelompok suporter kami minta segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing."

"Petugas juga melakukan pemantauan hingga rombongan meninggalkan wilayah tersebut untuk memastikan situasi tetap kondusif," katanya.

Ade turut mengimbau seluruh suporter agar menjunjung tinggi sportivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak mana pun.

"Kami mengimbau seluruh suporter agar tetap menjaga kondusivitas, menghormati pengguna jalan lain, dan tidak mudah terpancing provokasi. Jadikan pertandingan sebagai ajang sportivitas, bukan pemicu permusuhan," ucapnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.