Bendera Merah Putih 81 Meter Akan Berkibar di Sebatik Besok, Kemenag Gaungkan Semangat Kebangsaan
Amiruddin August 05, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bukan sekadar perayaan kemerdekaan, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, akan menjadi panggung pesan kebangsaan dari wilayah terdepan Indonesia. 

Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara akan menggelar Kirab Kebangsaan, sekaligus membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter, di kawasan perbatasan RI-Malaysia, Kamis (6/8/2026).

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga akan dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Germas Rana) untuk madrasah, pondok pesantren dan sekolah keagamaan di Kalimantan Utara.

Kirab Kebangsaan akan dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, kemudian berakhir di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Aliansyah, mengatakan terdapat dua agenda besar yang akan digelar dalam satu rangkaian kegiatan.

"Yang pertama adalah Kirab Kebangsaan sekaligus pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia.

Yang kedua adalah launching Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Germas Rana) pada satuan pendidikan madrasah, pondok pesantren dan sekolah keagamaan di Kalimantan Utara," ujarnya kepada TribunKaltara.com melalui sambungan telepon, Rabu (5/8/2026).

 

Kepala Kemenag Nunukan H Aliansyah, saat ditemui di Nunukan belum lama ini.
KIRAB KEBANGSAAN - Kepala Kemenag Nunukan H Aliansyah, saat ditemui di Nunukan belum lama ini. Kemenag Kaltara gaungkan semangat kebangsaan, Bendera Merah Putih ukuran 81 meter akan berkibar di Sebatik Kamis 6 Agustus 2026 besok. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

 

Baca juga: Persiapkan Bibit Berprestasi, Kanwil Kementerian Agama Utamakan Peserta MTQ Berasal dari Kaltara

Menurut Aliansyah, kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Utara, Gubernur Kalimantan Utara, Kapolda Kalimantan Utara, Bupati Nunukan, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

"Kami berharap seluruh undangan dapat hadir, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan masyarakat di wilayah perbatasan," katanya.

Aliansyah menjelaskan, dipilihnya Pulau Sebatik sebagai lokasi pelaksanaan bukan tanpa alasan.

Wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu dinilai memiliki makna strategis sebagai beranda terdepan Indonesia.

"Sebatik menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan harus terus dijaga mulai dari wilayah perbatasan hingga ke seluruh Indonesia.

 Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat di perbatasan juga memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Selain menumbuhkan semangat nasionalisme, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan moderasi beragama yang selama ini menjadi program Kementerian Agama.

Menurut Aliansyah, Kalimantan Utara merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang sangat baik, sehingga nilai-nilai toleransi harus terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.

"Kita berharap moderasi beragama, toleransi dan semangat persatuan ini terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya generasi muda yang ada di wilayah perbatasan," ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kebhinekaan.

"Mari kita rawat kebhinekaan, menjaga toleransi, dan berkontribusi nyata membangun bangsa sesuai tugas kita masing-masing. NKRI adalah harga mati," pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.