Bupati Rijanto Tegaskan Pembangunan Infrastruktur dan SDM Harus Berjalan Beriringan di Hari Jadi 702
faridmukarrom August 05, 2026 02:45 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan sebagai fondasi utama mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Rijanto saat menghadiri Pisowanan Ageng, puncak peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar, di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (5/8/2026).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta seluruh perangkat desa dan kecamatan se-Kabupaten Blitar.

Mengusung tema "Manggih Raharja Blitar Kuncoro" yang bermakna Rakyat Sejahtera, Blitar Berjaya, peringatan Hari Jadi tahun ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Blitar, yakni Berdaya dan Berjaya.

Baca juga: Diduga Jadi Korban Gendam, Rokok Pedagang di Gurah Kediri Berubah Isi Potongan Kardus

"Berdaya berarti masyarakat memiliki kemampuan, kesempatan, dan kemandirian untuk berkembang. Sedangkan berjaya berarti hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Rijanto.

Kemiskinan Turun, Jalan Kabupaten Makin Mantap

Dalam sambutannya, Rijanto memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif.

Pada 2025, angka kemiskinan di Kabupaten Blitar berhasil ditekan menjadi 7,57 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,06 persen, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,43.

Di sektor infrastruktur, tingkat kemantapan jalan kabupaten naik dari 79,70 persen pada 2025 menjadi 80,74 persen pada 2026.

Hingga pertengahan 2026, Pemkab Blitar telah merealisasikan:

  1. Pemeliharaan berkala jalan hotmix sepanjang 69,23 kilometer.
  2. Peningkatan jalan beton sepanjang 4,37 kilometer.
  3. Pelebaran jalan sepanjang 2,78 kilometer.
  4. Pemeliharaan rutin pada 108 ruas jalan.

Sementara untuk pembangunan Jalur Pantai Selatan (Pansela), dari total panjang 62,56 kilometer di wilayah Kabupaten Blitar, sebanyak 38,63 kilometer atau 61,75 persen telah selesai dibangun.

Di bidang pertanahan, Pemkab Blitar telah menyerahkan 3.132 sertifikat tanah pada tahap I tahun 2025 dan 852 sertifikat pada tahap II tahun 2026.

Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga terus berjalan. Pada 2025 terealisasi 234 unit rumah, sedangkan pada 2026 telah selesai 306 unit dari target 400 unit.

Selain itu, pembangunan Pasar Kesamben hingga akhir Juli 2026 telah mencapai progres fisik 40,522 persen.

"Kami juga terus mendorong percepatan pembangunan Pasar Kesamben, dimana hingga akhir Juli 2026 mencatat progres fisik 40,522 persen," katanya.

Beasiswa Mahasiswa hingga Bantuan Siswa Miskin Diperluas

Rijanto menegaskan pembangunan SDM menjadi prioritas yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik.

Pada 2025, Pemkab Blitar memberikan beasiswa kepada 1.548 mahasiswa berprestasi dan 158 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Sementara pada 2026, program beasiswa diperluas menjadi:

  • 248 mahasiswa program Satu Desa Satu Sarjana.
  • 50 mahasiswa Beasiswa Berdaya Berjaya.
  • 250 mahasiswa berprestasi.
  • 125 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Di bidang pendidikan dasar, melalui Bantuan Khusus Siswa Miskin (BKSM), sebanyak 4.002 siswa SD menerima bantuan masing-masing Rp450 ribu.

Mulai 2027, program tersebut akan ditingkatkan menjadi Beasiswa Khusus Siswa Miskin.

Pemkab Blitar juga terus menangani Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui verifikasi lintas sektor, pembentukan sekolah lapang dan filial PKBM, serta pemberian bantuan biaya pendidikan.

"Pemkab Blitar juga terus menangani Anak Tidak Sekolah (ATS) secara terpadu melalui verifikasi data lintas sektor, pembentukan sekolah lapang dan filial PKBM, serta pemberian bantuan biaya belajar," ujarnya.

Di akhir acara, Pemkab Blitar menyerahkan penghargaan kepada kecamatan pemenang kirab sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar.

Rijanto berharap peringatan Hari Jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, dan mempercepat pembangunan daerah.

"Hari Jadi ini menjadi momentum pelaksanaan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Blitar bisa berjalan beriringan," pungkasnya. (ADV)
 
(Samsul Hadi/Tribunmataraman.com) 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.