Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Pemerintah Kabupaten Ende sedang melakukan kajian untuk rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT.
Rencana ini sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu program BBM Satu Harga yang merupakan kebijakan pemerintah untuk menyeragamkan harga jual resmi Bahan Bakar Minyak di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) agar sama dengan di Pulau Jawa.
Rencana ini disampaikan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda usai melaunching program ELIA dan SRIKANDI di Kantor Bupati Ende, Rabu (5/8/2026) siang.
"Ke arah timur ini akan dibangun SPBU baru supaya sejalan dengan program pemerintah pusat yang BBM satu harga itu, kita sudah lihat lahannya, yang cocok itu di Detusoko, tinggal kita cari lahan yang tepat, rencananya lahan di sekitar jalan sebelum pertigaan ke wilayah Utara, biar orang bisa isi BBM disitu untuk bisa ke Utara maupun ke arah timur," jelas Bupati Yosef.
Baca juga: Pertamuda Workshop Series, Dorong Mahasiswa Bertransformasi dari Kampus Menuju Dunia Startup
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Ende bisa mengelola SPBU tersebut.
Namun, ia juga tetap membuka kesempatan kepada pihak swasta untuk membangun SPBU di wilayah itu.
SPBU Nelayan
Terkait keberadaan SPBU Nelayan di wilayah pesisir, Ia mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten Ende juga sedang melakukan kajian lokasi baru.
Sebelumnya, SPBU Nelayan di wilayah Paupanda, Kecamatan Ende Selatan ambruk dihantam gelombang besar beberapa tahun lalu dan hingga kini belum diperbaiki.
"Sudah ada lahannya kita tinggal siapkan anggaran untuk bangun baru," pungkasnya. (Bet)