Prakiraan Cuaca di Destinasi Wisata Utama NTB 6 Agustus 2026
Idham Khalid August 05, 2026 05:05 PM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan prakiraan cuaca pariwisata yang dipublikasikan BMKG pada Selasa (4/8/2026) pukul 10.17 Wita, aktivitas wisata di kawasan pantai maupun pegunungan diperkirakan masih berlangsung dengan kondisi cuaca yang relatif kondusif. Meski demikian, wisatawan tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.

Di Kuta Mandalika, cuaca diprakirakan berawan pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, kemudian kembali berawan pada siang dan malam hari. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan 64–85 persen, dengan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.

Baca juga: Waspada Hujan dan Angin Kencang di NTB Meski Sedang Musim Kemarau

Kondisi yang hampir serupa diperkirakan terjadi di Selong Belanak. Cuaca berawan diprediksi berlangsung pada dini hari dan malam hari, sedangkan pagi hingga siang didominasi cerah berawan. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan 69–87 persen, dan kecepatan angin mencapai 9–28 kilometer per jam.

Sementara itu, Gili Trawangan diprakirakan cerah berawan pada dini hari dan pagi hari, kemudian berubah menjadi berawan pada siang hingga malam. Suhu udara berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 67–89 persen dan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.

Di kawasan dataran tinggi Sembalun, cuaca diprediksi cerah pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, lalu berawan pada siang hingga malam. Suhu udara berkisar 22–31 derajat Celsius, kelembapan 57–96 persen, dan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.

BMKG mengingatkan wisatawan yang berencana mendaki atau berkemah di kawasan pegunungan agar mempersiapkan perlengkapan yang memadai, termasuk pakaian hangat dan perlengkapan keselamatan. Imbauan ini berkaca pada insiden hipotermia yang menewaskan seorang wisatawan di kawasan Bukit Savana Dandaun, Sembalun, pada awal Juli lalu.

Adapun di kawasan wisata Benang Kelambu, cuaca diprakirakan berawan pada dini hari dan malam hari, sementara pagi hingga siang cerah berawan. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 69–87 persen dan kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.

Sementara di kawasan wisata Senggigi, cuaca diprediksi berawan pada dini hari dan malam hari, sedangkan pagi hingga siang cerah berawan. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius, kelembapan 69–87 persen, serta kecepatan angin 9–28 kilometer per jam.

Selain memperhatikan kondisi cuaca, wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai juga diimbau tidak beraktivitas di lokasi yang berisiko, seperti tebing atau bibir pantai yang langsung berhadapan dengan ombak. Imbauan tersebut menjadi penting setelah insiden di Pantai Semeti, Lombok Tengah, yang mengakibatkan seorang wisatawan meninggal dunia usai terjatuh dari tebing saat berswafoto pada awal Agustus lalu.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebagai bagian dari upaya mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.