Eri Cahyadi Bekali Siswa Sekolah Rakyat Surabaya, Ajak Balas Perhatian Prabowo dengan Prestasi
Pipit Maulidya August 05, 2026 05:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan pembekalan kepada siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (5/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Eri menanamkan nilai karakter, kepemimpinan, semangat belajar, serta mengajak para siswa berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat.

Di hadapan siswa jenjang SD, SMP, dan SMA, Eri menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk perhatian pemerintah agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

"Hari ini Presiden kita, Bapak , tidak menginginkan ada anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan. Beliau memerintahkan seluruh jajaran kementerian, khususnya Menteri Sosial, untuk mendirikan Sekolah Rakyat," ujar Eri.

Ia menilai para siswa perlu membalas perhatian tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi.

"Beliau memikirkan masa depan anak-anak bangsa. Maka tunjukkan kepada beliau kalau kalian nanti bisa menjadi pemimpin, menjadi wali kota, gubernur, bahkan presiden. Balas kebaikan beliau dengan prestasi," katanya disambut tepuk tangan para siswa.

Baca juga: Pendaftaran Bazar Muktamar NU ke-35 Jombang Resmi Dibuka, Simak Cara Daftarnya

Sekolah Rakyat Jadi Rumah Kedua bagi Siswa

Dalam pembekalan itu, Eri yang hadir bersama Bunda PAUD Surabaya Rini Indriani mengingatkan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebaik-baiknya.

Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi para peserta didik.

"Sekolah Rakyat bukan hanya sebuah sekolah, tetapi rumah kalian. Guru-guru adalah orang tua kalian. Jadikan sekolah ini tempat tumbuh, belajar, berolahraga, berdiskusi, dan membangun rasa kekeluargaan," ujarnya.

Eri juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal masa depan. Ia mengajak siswa untuk saling menghormati, bergotong royong, menghindari perundungan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

"Percuma menjadi pemimpin kalau tidak bisa menolong orang lain. Percuma menjadi pemimpin kalau tidak punya jiwa sosial. Karakter Pancasila harus tertanam sejak sekarang," ucap pria asli Surabaya itu.

Selain itu, ia meminta siswa SMA menjadi teladan bagi adik-adik kelas SMP dan SD dengan memberikan perlindungan serta menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Eri juga menyampaikan bahwa para siswa akan memperoleh berbagai fasilitas pendidikan, termasuk kesempatan mempelajari beberapa bahasa asing.

Tanamkan Budaya Mengucapkan Terima Kasih

Menutup pembekalannya, Eri mengajak seluruh siswa berdiri dan bersama-sama meneriakkan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dengan penuh semangat, ratusan siswa berulang kali mengucapkan, "Terima kasih Presidenku, Pak Prabowo Subianto."

Menurut Eri, kebiasaan mengucapkan terima kasih merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter seorang pemimpin.

"Orang yang bisa mengucapkan terima kasih kepada orang lain adalah orang yang tahu menempatkan dirinya. Itu juga bagian dari karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin," ujarnya.

MPLS Sekolah Rakyat Libatkan Berbagai Instansi

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Prapti Wardani, mengatakan kegiatan MPLS berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga.

"Selama satu minggu ini siswa didampingi TNI bersama Taruna AAL. Sampai 14 Agustus nanti akan ada narasumber dari berbagai instansi dan lembaga," kata Prapti.

Ia menjelaskan, materi MPLS tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter siswa melalui berbagai pembiasaan positif.

Salah satunya adalah materi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

"Nanti ada narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup yang memberikan pengarahan tentang pengolahan sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih. Selain itu, tenaga kependidikan dan tim kebersihan juga ikut membimbing siswa agar terbiasa hidup disiplin dan menjaga kebersihan," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.